Sabtu 22 Agustus 2020, 10:31 WIB

Bio Farma akan Terima 50 Juta Konsentrat Vaksin Covid-19

Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora
Bio Farma akan Terima 50 Juta Konsentrat Vaksin Covid-19

ANTARA/M Agung Rajasa
Petugas kesehatan menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin covid-19 di FK Unpad, Bandung, Jawa Barat.

 

BIO Farma akan menerima 50 juta konsentrat vaksin covid-19 dari perusahaan Tiongkok, Sinovac. Konsentrat itu akan diberikan berkala mulai November 2020 hingga Maret 2021.

"Pengiriman bulk (konsentrat) dibagi dalam 10 juta dosis pertama pada November 2020 dan diteruskan sampai Maret 2021 masing-masing 10 juta dosis per bulan," kata Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (22/8), 22 Agustus 2020.

Honesti menjelaskan konsentrat vaksin yang diterima pada November 2020 tidak akan langsung diproduksi. Pihak Bio Farma bakal menguji dan meregistrasi lebih dulu di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Temui Erick Thohir dan Menlu, Bos Sinovac tidak Pakai Masker

Setelah proses tersebut selesai, terang Honesti, Bio Farma akan lanjut ke tahap berikutnya. Yakni mengisi dan mengemasnya menjadi produk hari.

"Sehingga di dalamnya terdapat komponen Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan transfer teknologi dalam bidang fill/finish bulk dengan teknologi transfer pengujian," terang dia.

Bio Farma tengah mempersiapkan produksi vaksin covid-19 sebanyak 100 juta pada Agustus 2020. Jumlah itu ditargetkan bertambah hingga 150 juta produksi pada akhir Desember 2020.

"Tugas besar kita untuk segera memproduksi vaksin dan mendistribusikannya kepada masyarakat Indonesia," ucap Honesti.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN) Erick Thohir mengapresiasi pengiriman konsentrat tersebut.

Erick menegaskan Bio Farma sebagai BUMN terlibat dalam transfer teknologi.

"Ini adalah sebuah kerja sama yang win-win, bahwa menyepakati dengan Sinovac dalam hal transfer knowledge dan transfer teknologi. Ini yang perlu digarisbawahi," tutur Menteri BUMN itu. (OL-1)

Baca Juga

MI/ Abdillah M Marzuqi

Bebelac Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Anak di Panti Asuhan

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:40 WIB
Bantuan itu disalurkan melalui program donasi Anak Hebat Berbagi selama bulan Ramadan tahun...
Antara/Asprilla Dwi Adha

PTN Diminta Penuhi Kewajiban Kuota 20% bagi Mahasiswa Tidak Mampu

👤Faustinud Nua 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:24 WIB
"Kuota 20% bagi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi merupakan amanah UU Dikti. Dipenuhi melalui kombinasi semua jalur. Harusnya semua...
Antara/Asep Fathulrahman

Wisatawan Membludak, Sandiaga Sebut Pemda Bertindak Cepat

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 17 Mei 2021, 19:53 WIB
"Alhamdulillah para pemda segera mengambil tindakan untuk yang terlalu tinggi (jumlah pengunjung) bisa ditutup sentra ekonomi kreatif...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya