Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENDIKBUD menjalin kerjasama dengan Pemerintah New Zealand dan UNICEF Indonesia sejak tahun 2016 dalam mengembangkan model Pendidikan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif ( PAUD-HI) di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).
Program kerjasama ini telah berakhir pada bulan Maret 2020 dengan capaian penerima manfaat selama 4 tahun sebanyak 8,764 anak usia dini, 4,977 orangtua yang aktif program pengasuhan 1,335 Guru dan Pengelola PAUD, lebih dari 300 orang pemangku kepentingan di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa; serta 24 orang mentor PAUD HI kecamatan.
Guna menyebarluaskan praktek-praktek baik selama program berlangsung di Kabupaten Kupang, Direktorat Jenderal PAUD,Dikdasmen dengan Direktorat PAUD Kemendikbud menggelar workshop Replikasi PAUD HI di NTT, Kamis (6/7).
Workshop yang berlangsung secara virtual dihadiri Asisten 1 Pemprov NTT Benyamin Lola,
Bunda PAUD NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri, Direktur PAUD, Mohammad Hasbi, Perwakilan UNICEF Indonesia, Hiroyuki Hattorib
Perwakilan Pemerintah New Zealand Sumi Subramaniam, para Bupati dan bunda PAUD dari 22 Kabupaten/kota di Propinsi NTT dan lain lain.
Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud Jumeri saar membuka workshop tersebut mengatakan pengembangan PAUD HI tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 60 tahun 2013 tentang penyelenggaraan PAUD HI menyebutkan pengembangan PAUD HI adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi.
Baca juga : Mendikbud Kunjungi 5 Sekolah di Bogor, Tampung Aspirasi Para Guru
" Program Kerjasama antara Pemerintah New Zealand (MFAT), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat PAUD, serta UNICEF Indonesia menargetkan 100 lembaga PAUD di Kabupaten Kupang NTT diberi penguatan model PAUD Holistik Berkualitas melalui
program penguatan kapasitas dalam kegiatan pelatihan dan magang serta pendampingan oleh para mentor, " papar Jumeri.
Dikatakan program ini juga mencakup penguatan kapasitas bagi pelaku program, antara lain Guru PAUD, Pengelola Lembaga PAUD, Mentor PAUD, serta Penilik PAUD tingkat kecamatan.
Menurut Jumeri sebanyak 24 mentor yang terpilih telah melaksanakan tugas pendampingan di lapangan, dan menjaga kualitas belajar mengajar di Lembaga PAUD. Selain itu, mentor juga melakukan kegiatan yang berbasis pada sumber daya lokal, permainan lokal, serta memperkuat enam area perkembangan anak.
Ia menegaskan PAUD Berkualitas berkorelasi dengan layanan HI, sementara Kemendikbud mendefinisikan PAUD berkualitas sebagai PAUD yang diselenggarakan dengan prinsip-prinsip holistik integratif. Terdapat. tiga elemen “PAUD berkualitas” yang berfungsi sebagai rambu yaitu lingkungan belajar yang baik, integrasi dengan layanan holistik integratif mencakup ayanan di satuan PAUD meliputi layanan kesehatan, pendidikan keluarga, dan perlindungan bagi setiap anak Indonesia dan diselenggarakan melalui kolaborasi dengan organisasi/komunitas masyarakat.Berikutnya, keterlibatan orang tua serta masyarakat.
" Tujuan pembelajaran di PAUD adalah anak tumbuh kembang secara holistik, merupakan tanggung jawab bersama antara satuan lembaga PAUD, orang tua serta masyarakat. Kemendikbud mendukung inisiatif dan inovasi PAUD HI ini," tukas Jumeri seraya memberikan apresiasi pada Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Bunda PAUD Propinsi Nusa Tenggara Timur (Ketua Tim Penggerak PKK NTT) yang telah menyambut baik pengembangan anak usia dini melalui perencanaan program di tingkat Propinsi dan Kabupaten. Pihaknya juga mengpresiasi Kabupaten Kupang yang telah bekerja selama 4 tahun untuk mengembangkan pilot program PAUD HI di tingkat kabupaten.
Jumeri melanjutkan apresiasi pada UNICEF yang telah memberikan bimbingan teknis di tingkat Kabupaten,juga kepada Pemerintah New Zealand yang telah memberikan dukungan untuk menciptakan akses PAUD berkualitas di Indonesia.
" Harapan kami ke depan lebih banyak kabupaten dan kota yang memiliki kapasitas perencanaan dan penganggaran yang baik, seperti Kabupaten Kupang, sehingga dapat menghadirkan layanan PAUD HI dengan jumlah lebih banyak, dan dengan kualitas yang baik, " pungkas Jumeri. ( OL-2)
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kolaborasi ini bertujuan memutus sekat informasi dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas melalui konten edukasi yang ringan dan menghibur.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Kegiatan yang diikuti oleh 500 anak perwakilan dari 250 lembaga sekolah se-Kota Kediri tersebut diisi dengan bernyanyi dan melakukan sejumlah permainan motorik.
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
ISTRI Wapres Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan Rp5,1 triliun untuk Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved