Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Operasi Semana Santa Turangga 2026: Polda NTT Terjunkan 3.227 Personel Gabungan

Basuki Eka Purnama
04/4/2026 11:32
Operasi Semana Santa Turangga 2026: Polda NTT Terjunkan 3.227 Personel Gabungan
Polda NTT menggelar Operasi Semana Santa Turangga 2026(MI/HO)

MENJELANG perayaan Paskah yang sakral, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) meluncurkan langkah strategis melalui Operasi Semana Santa Turangga 2026. Mengusung semangat Polda NTT Penuh Kasih, operasi ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan teknis, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis untuk menjamin kekhusyukan umat Kristiani dalam beribadah.

Sebanyak 3.227 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal seluruh rangkaian perayaan, mulai dari prosesi di gereja hingga tradisi keagamaan ikonik di Larantuka.

Kekuatan ini merupakan kolaborasi lintas instansi yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, hingga organisasi pemuda lintas agama, sebagai wujud tanggung jawab kolektif dalam menjaga kedamaian di Bumi Flobamora.

Fokus Pengamanan dan Sebaran Personel

Operasi yang berlangsung selama 15 hari ini memberikan perhatian khusus pada Larantuka, Kabupaten Flores Timur, yang menjadi pusat perhatian dunia melalui tradisi Semana Santa. Sebanyak 985 personel disiagakan secara khusus di wilayah tersebut untuk mengawal prosesi darat dan laut yang sarat akan nilai spiritual.

Berikut adalah rincian data operasional Operasi Semana Santa Turangga 2026:

Kategori Data Detail Informasi
Durasi Operasi 1 – 15 April 2026 (15 Hari)
Total Personel Gabungan 3.227 Personel
Komposisi Personel 1.319 Polri, 1.908 Instansi Terkait (TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, BPBD, Pemuda Lintas Agama)
Target Pengamanan 1.113 Gereja & Jalur Prosesi (Flores Timur & Kota Kupang)
Fasilitas Pendukung 85 Pos (Pengamanan, Pelayanan, & Bantuan Darurat)
Fokus Khusus Larantuka 985 Personel (Prosesi Darat & Laut)

Kehadiran Negara dengan Pendekatan Humanis

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa operasi ini adalah manifestasi kehadiran negara dalam melindungi warga negara.

"Kami ingin memastikan setiap umat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menghadirkan rasa tenang dan kepedulian," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa mengingat Semana Santa telah menjadi warisan iman yang dikenal hingga mancanegara, pelayanan yang diberikan harus mencerminkan keramahan dan kasih. Petugas di lapangan diarahkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan para peziarah.

Pengawasan Ketat Jalur Transportasi

Selain pengamanan di rumah ibadah, Polda NTT juga memberikan perhatian ekstra pada keselamatan transportasi. Pengaturan arus di bandara, pelabuhan, dan terminal dioptimalkan untuk menyambut ribuan peziarah. Patroli bahari terpadu disiagakan untuk mengawal prosesi laut, sementara tim medis disiagakan di setiap pos pelayanan guna mengantisipasi kebutuhan darurat.

Melalui sinergi yang kuat dan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan, Operasi Semana Santa Turangga 2026 diharapkan mampu merawat kedamaian dan harmoni di tengah perayaan iman yang agung di Nusa Tenggara Timur. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya