Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ULAMA tidaklah identik dengan penceramah, dan tidak setiap penceramah layak disebut ulama. Penceramah populer di tengah manusia, belum tentu diakui disisi Allah.
"Ulama dimuliakan di sisi Allah walau tidak dihormati di tengah manusia," ungkap Wakil Ketua Persatuan Islam (Persis) Dr. Jeje Zaenudin dalam pesan whatsapp yang diterima mediaindonesia.com, Sabtu (18/7)
Penceramah, ungkapnya, bisa populer karena kefasihan lisannya. Sementara ulama populer karena karya ilmiahnya. Penceramah bisa berwibawa karena pakaiannya dan para pengawalnya. Ulama berwibawa karena kedalaman iman dan taqwanya.
Penceramah menyampaikan apa yang dipesan pemirsanya. Ulama menyampaikan amanah Allah dan Rasulnya. Penceramah gembira dengan kepuasan dan keridoan pendengarnya. Ulama bahagia dengan pahala dari Tuhannya.
Baca Juga: Salah Kaprah Kriminalisasi Ulama
"Tidak setiap orang berilmu bisa disebut ulama, apalagi sekedar penceramah, hanya mereka yang dengan ilmunya menjadi takut dan khusyu kepada Allah yang berhak menyandang predikat ulama," ujarnya.
Ulama bukanlah mereka yang yang fasih benceramah, populer di tengah manusia, dipuja dan dipuji laksana selebritis, bukan pula mereka yang kehadirannya disambut sukacita jutaan manusia. Ulama yang sebenarnya adalah pewaris para nabi. Para nabi tidaklah mewariskan harta benda maupun ketenaran. Para nabi mewariskan ilmu, budi pekerti dan ketakwaan.
Siapa yang mewarisi ilmu, akhlak mulia, dan ketakwaan, merekalah yang sebenar benar ulama yang Allah angkat derajat dan martabatnya di atas semua manusia. "Maka bercita citalah jadi ulama yang sebenarnya," tandasnya. (OL-13)
Baca Juga: Peran Ulama Dinilai Strategis Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
BNPT mengunjungi pondok pesantren asuhan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025).
PIMPINAN Pusat Al Irsyad Al Islamiyyah menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) bertema 'Menggokohkan Peradaban Melahirkan Cendekiawan dan Ulama Berakhlak Mulia'.
PCNU Kabupaten Tasikmalaya menyerukan agar seluruh masyarakat menahan diri agar tidak terjadi konflik horizontal dan perpecahan
DIREKTORAT Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk pertama kalinya menggelar Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) tingkat Internasional.
MAJELIS Masyayikh mengingatkan pentingnya penerapan standar mutu tinggi dalam penyusunan jenjang lanjutan pendidikan tinggi pesantren.
Ustadz Yazid dimakamkan di Pemakaman Wakaf Los, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Selain penceramah, Ustadz Yazid ini adalah penulis buku-buku keagaam Islam.
PITI sebagai bagian dari unsur organisasi Islam di Indonesia menyesalkan dengan apa yang dilakukan oleh pendeta tersebut.
GUS Miftah saat ceramah di Bangsri, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa hari lalu, berbicara soal larangan menggunakan speaker saat tadarus Al-Quran di bulan Ramadan.
Ustazah asal 'Negeri Paman Sam' Shuaib berbagi kebijaksanaan tentang pentingnya memaafkan, meraih ketenangan hati, dan berserah diri kepada kehendak Allah SWT.
Berikut contoh teks ceramah Isra Miraj yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Tsunami Aceh Seret PLTD Apung Seberat 2.600 Ton ke Darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved