Selasa 23 Juni 2020, 00:17 WIB

Indonesia-Inggris Sepakati Kerja Sama Bidang Kesehatan

Atalya Puspa | Humaniora
Indonesia-Inggris Sepakati Kerja Sama Bidang Kesehatan

Dok. Kemenkes
Penandatanganan kerja sama secara daring antara Kementerian Kesehatan RI dan Departemen Kesehatan Inggris

 

DEPARTEMEN Kesehatan dan Layanan Masyarakat Inggris bersama Kementerian Kesehatan Indonesia sepakati kerja sama dalam pengendalian Anti Microbacterial Resistance (AMR) di Indonesia secara daring, Senin (22/6).

Ada dua jenis kerja sama yakni penandatanganan MoU Kerja Sama Kesehatan dan Rencana Aksi Bersama, serta Kerja Sama Hibah the Fleming Fund. Terkait kerja sama tersebut, Menteri Keseharan Terawan Agus Putranto berharap hasilnya bisa dicapai tepat waktu.

“Setelah melalui diskusi, kami menyepakati untuk memperkuat kerja sama kami melalui MoU ini. Kami berharap implementasi dari MoU bisa berhasi dan hasil yang dicapai bisa tepat waktu,” kata Terawan dalam keterangan resmi, Senin (22/6).

Perwakilan Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Inggris Lord Bethell mengatakan pandemi global covid-19 menyoroti pentingnya kebersamaan negara dalam menyelesaikan tantangan kesehatan mulai sekarang dan di masa depan.

“Persetujuan seperti ini merupakan cara untuk berbagi pengetahuan dan keahlian antara inggris dan Indonesia, penguatan sistem kesehatan kita, dan akhirnya menyelamatkan kehidupan,” ucap Lord Bethell.

Baca juga : Mau ke Mal ? Ini Protokol Kesehatan yang Perlu Ditaati

Untuk diketahui, MoU difokuskan pada area kerja sama layanan kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, teknologi dan alat kesehatan, pengembangan SDM kesehatan, serta penelitian dan pengembangan kesehatan.

Salah satu bentuk kolaborasi pada MoU kerja sama tersebut adalah layanan kesehatan masyarakat melalui telemedicine. Terkait hal itu akan dilakukan kolaborasi untuk mengembangkan peta jalan pelaksanaan layanan kesehatan masyarakat secara digital.

Terkait dengan pandemi covid-19, kedua negara setuju berbagi informasi penyakit menular terutama covid-19 dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut.

Tak hanya itu, kedua negara juga telah menyepakati kerja sama hibah the Fleming Fund untuk pengendalian AMR bernilai 4,8 juta poundsterling.

Program hibah Fleming Fund bertujuan meningkatkan kemampuan negara dalam mengidentifikasi dan mendiagnosis infeksi resisten obat dengan titik berat pada infeksi bakteri, serta untuk memperbaiki data surveilans agar dapat digunakan untuk menentukan kebijakan tingkat nasional dan internasional.

Komitmen Indonesia dalam melibatkan the Fleming Fund adalah dengan membiayai hingga 10 ilmuwan Indonesia, peneliti, dokter sebagai bagian dari beasiswa Fleming Fund.

Kementerian Kesehatan akan bekerja sama dengan seluruh lintas kementerian dan stake holder terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan dan Kelautan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPOM, dan Komite Nasional Pengendalian Resistensi Antimikroba dalam mengimplementasikan semua kegiatan pada program Fleming Fund. (OL-7)

Baca Juga

Rommy Pujianto

Peran TNI AL di Tapal Batas Pulau Miangas

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 06 Desember 2020, 08:00 WIB
TNI AL melaksanakan tiga fungsi. Antara lain fungsi penangkalan, penindakan, dan pemulihan terhadap segala ancaman yang mungkin terjadi di...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sedang-Lebat di Sejumlah Wilayah

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 06 Desember 2020, 07:25 WIB
Potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi akan terjadi di Banten, Jawa Barat, NTB, Bali hingga...
ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.

AS Siap Distribusikan Vaksin Covid-19

👤ATIKAH ISHMAH WINAHYU 🕔Minggu 06 Desember 2020, 05:15 WIB
PERUSAHAAN-PERUSAHAAN di Amerika Serikat (AS) mulai mempersiapkan upaya logistik besar-besaran guna membantu distribusi vaksin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya