Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
LINGKARAN Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terkait tingkat kecemasan publik di masa pandemi covid-19 saat ini.
Peneliti LSI, Rully Akbar menyampaikan bahwa saat ini kecemasan publik terhadap ekonomi lebih tinggi dari pada ketakutan terhadap isu kesehatan. Pembatasan sosial yang dilakukan diberbagai negara termasuk di Indonesia kurang lebih 3 bulan terakhir menjadi penyebabnya.
"Kecamasan publik atas kesulitan ekonomi ini melampaui kecemasan publik atas terpaparnya virus corona (covid-19)," ungkap Rully dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/6).
Rully menjelaskan, berdasarkan data dari 3 lembaga survei internasional dan nasional yang dijadikan rujukan, ditemukan adanya perubahan tingkat kecemasan publik.
Berdasarkan data lembaga survei asal Amerika Serikat, Gallup Poll, pada bulan April hingga awal Mei tingkat kecemasan publik terhadap covid-19 berada pada angka 57%. Sedangkan tingkat kecemasan ekonomi hanya di angka 49%.
"Di akhir Mei, orang yang takut atau cemas dengan konteks ekonominya naik di angka 53% sedangkan yang yang cemas terhadap virusnya turun menjadi 51%," imbuhnya.
Di Indonesia sendiri, riset Voxpopuli Center menemukan bahwa 67,4% publik lebih khawatir terhadap kesulitan ekonom. Hanya 25,3% yang cemas terpapar virus korona akhir-akhir ini. Riset tersebut dilakukan pada akhir Mei hingga awal Juni 2020.
Sementara itu, LSI sendiri melakukan penelitian di kalangan mahasiswa. Pihaknya membagi kedalam kelompok eksperimen yang diberikan masing-masing informasi dampak virus terkait kesehatan dan ekonomi.
"Tingkat ketakutan yang lebih tinggi di kalangan responden yang diberikan informasi mengenai dampak ekonomi," tuturnya.
Rully mengatakan bahwa kecemasan terhadap ekonomi meningkat lantaran pertumbuhan ekonomi yang terus menurun atau melandai. Hal ini berdampak pada penghasilan masyarakat baik di sektor formal maupun informal.
Selain itu, ada pula isu-isu PHK yang terus berkembang. Untuk menjaga keberlangsungan perusahaan di tengah pandemi, PHK terhadap karyawan terpaksa dilakukan sejumlah perusahaan.
"Semua sektor terdampak, baik sektor informal dan segala macamnya ini mau tidak mau mati. Dan berapa banyak pegawai yang juga di PHK dan segala macam karena perusahaan tidak bisa menanggung beban untuk menggaji karyawan karena 3 bulan bisa kita katakan tidak ada pendapatan," kata Rully.
Disamping itu, keberhasilan sejumlah negara seperti Selandia Baru, Korea Selatan dan lainnya yang melonggarkan pembatasan sosial pun menjadi rujukan untuk kembali menggerakan roda ekonomi Tanah Air. Sehingga, meski belum ditemukan vaksin untuk covid-19, publik lebih cemas pada isu-isu ekonomi saat ini.(OL-4)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved