Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla optimismis penularan virus Covid-19 di area masjid bisa ditekan apabila pemerintah menerapkan kenormalan baru. Pasalnya, kebanyakan jamaah yang berada di masjid tidak untuk waktu yang lama.
“Lebih mudah menjalankan protokol kesehatan di masjid karena orang yang berada masjid tidak untuk waktu yang lama seperti di perkantoran, pasar, dan pusat perbelanjaan,” katanya di Jakarta, Selasa.
Karena itu, tambah Kalla, pihaknya menyarankan agar pemerintah segera membolehkan ibadah di masjid begitu kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diakhiri. DMI saat ini telah menyiapkan sejumlah protokol kesehatan agar jamaah bisa aman ketika beribadah di masjid.
“Kita minta supaya jaga jarak aman, tidak pakai karpet, tidak menggunakan pendingin udara,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Presiden ke-10 dan 12 itu juga mengusulkan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dibolehkannya shalat jumat di masjid sebanyak 2 shift. Menurut Kalla, adanya penerapan protokol kesehatan menyebabkan sebagian jamaah menjadi tidak bisa mengikuti shalat jumat pada waktunya.
Baca juga : Muhammadiyah Nilai Pembatalan Haji 2020 Langkah Tepat
“Karena itu kita menganjurkan untuk shalat jumat 2 gelombang sesuai dengan MUI DKI pada 2001. Kalau kekurangan tempat bisa saja dilakukan,” ungkapnya
Sebelumnya Pimpinan Pusat DMI mengeluarkan surat edaran yang berisi pedoman untuk masjid-masjid dan jemaah dalam melaksanakan ibadah di masjid pada masa normal baru (new normal). masjid harus memberlakukan protokol cegah tangkal covid-19 untuk menjaga keselamatan jamaah. Antara lain dengan menjaga jarak minimai 1 meter antarjemaah.
Jemaah juga wajib mengenakan masker dari rumah, membawa sajadah atau saputangan sendiri, atau kelengkapan lain yang diperlukan. Jamaah yang sedang sakit batuk, demam, sesak nafas dan mengalami gejala flu diimbau untuk salat di rumah hingga dinyatakan sembuh.
Selanjutnya, masjid-masjid diimbau untuk disiplin membersihkan lantai masjid atau musala dengen karbol dan disinfektan serta menyiapkan handsanitizer atau sabun. Masjid juga bisa memanfaatkan pengeras suara masjid sebagai media siar yang efektif untuk informasi penting dan bersifat darurat terkait cegah-tangkal covid-19. (OL-7)
Baznas kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Bersih, Segar, dan Rapi (Berseri) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026 M.
Harapannya Pemerintah Daerah dapat memberikan apresiasi nyata bagi pengelola rumah ibadah yang berhasil memberikan dampak sosial luas bagi warga sekitarnya.
Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik mendorong agar rumah ibadah di Indonesia tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
Ledakan bom bunuh diri di rumah ibadah Syiah Islamabad, Pakistan, menewaskan 31 orang dan melukai 169 lainnya. Operasi penyelamatan berlangsung darurat.
Ramadan 1447 H, PP GP Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) melakukan penyesuaian kebijakan prioritas menyusul pengalihan penuh penyelenggaraan ibadah haji ke Kementerian Haji.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved