Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENUNJUKAN Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama LPP TVRI periode 2020-2022 menuai polemik. Selain masa lalunya sebagai mantan kontributor di Majalah Playboy Indonesia, cuitan lampaunya di Twitter juga disoal. Cuitan itu dianggap vulgar.
Dalam pernyataan resmi kepada wartawan, Jumat (29/5), dia menyatakan bahwa setiap orang memiliki rekam jejak masa lalu.
"Termasuk bagaimana percakapan di media sosial. Apapun itu, setiap orang tentu memiliki masa lalu, termasuk kesalahan yang dilakukan tanpa sengaja," ungkapnya.
"Dalam percakapan itu yang juga melibatkan beberapa orang seperti pekerja seni termasuk saya, dapat saja menggunakan bahasa gurauan yang oleh pihak lain dapat dianggap sebagai hal serius," imbuhnya.
Di sisi lain, kata Iman, apa yang diungkap di masyarakat merupakan kritik dan masukkan baginya agar semakin lebih baik ketika menyandang amanah menjadi Dirut TVRI.
"Termasuk tata cara perilaku dan narasi di ruang publik. Bagi saya, sangat penting untuk memguatkan komitmen saya untuk memperbaiki hal hal yang buruk di masa lalu dan memulai tahap baru," ujarnya.
"Bahwa di belakang hari ada yang mengungkap beberapa tulisan di jejaring sosial setelah saya, atas kehendak Allah SWT, menjadi Direktur Utama LPP TVRI, terlepas dari adanya tujuan tertentu--niatan sengaja membelokkan opini dan melakukan pembunuhan karakter--tentu merupakan fakta yang harus saya hadapi," imbuhnya.
Iman mengaku memilih fokus bekerja sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
"Saya juga sudah mulai berusaha menyelesaikan urusan internal yang sangat strategis ialah menyelesaikan urusan tunjangan kinerja karyawan khususnya mengenai rapel tunkin yang merupakan hak hak karyawan," tandasnya.
Menurutnya, dia dan anggota direksi juga akan memulai penyelesaian pengisian jabatan struktural yang masih kosong guna memperlancar urusan penyelenggaraan TVRI.
"Ini menjadi priroritas saya agar sebagai media Lembaga Penyiaran Publik TVRI dapat segera meningkatkan karyanya agar semakin maju berkarya, semakin bermanfaat untuk publik, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta membawa kemajuan manajemen dan kesejahteraan pegawai," pungkasnya. (OL-8).
TIGA Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) dilaporkan ke Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA).
Gusrizal mengatakan, pimpinan KPK tidak boleh bertemu dengan pihak yang berperkara, dengan alasan apapun. Itu, kata dia, diatur dalam kode etik KPK yang masih berlaku.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) menyoroti penurunan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu terakhir.
Kerja sama itu diharapkan dapat meminimalkan ketidakcocokan antara kedua belah pihak dalam menjalankan tugas-tugas memberantas korupsi.
Pembekalan dilaksanakan mulai Selasa, 17 Desember hingga 19 Desember 2024. Induksi tersebut merupakan kewajiban bagi seluruh insan Lembaga Antirasuah.
Sejumlah harapan kepada pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK 2024-2029. Salah satu harapannya ialah KPK jangan tebang pilih dalam memberantas korupsi.
Keterlibatan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 merupakan wujud kepedulian Presiden terhadap kecintaan masyarakat pada sepak bola.
TELEVISI Republik Indonesia (TVRI) resmi sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 untuk wilayah Indonesia. Seluruh pertandingan turnamen tersebut bisa ditonton gratis.
Selama Pilkada 2024, TVRI menayangkan sebanyak 439 debat mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Saat ini, jangkauan penyiaran televisi di seluruh wilayah Papua adalah yang terendah di Indonesia, yakni hanya 14% dari jangkauan populasi.
Kali ini Kabayan Milenial Series ditujukan tayang untuk menemani masyarakat Indonesia saat menunggu waktu berbuka puasa
Enam episode drama Siti Nurbaya kini akan hadir setiap Jumat malam pukul 20.00 - 21.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved