Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) ingin alat buatan Indonesia bisa menangani permasalahan wabah virus korona (covid-19). Jokowi yakin alat buatan Indonesia mampu.
"Saya sangat optimistis hal-hal yang dulunya tidak pernah kita pikirkan dan kita hanya impor. Sekarang ini kita bisa mandiri," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5).
Ada 50 alat buatan Indonesia yang saat ini sedang dikembangkan untuk menangani wabah virus korona. Sembilan di antaranya sudah dilihat langsung oleh Presiden Jokowi. Salah satunya bahkan siap untuk produksi massal.
"Saya sudah melihat sendiri ada rapid test. Saya tanya bisa produksi berapa? Sudah kira-kira 100 ribu? Kalau diproduksi sudah langsung jalan? PCR test kit juga sama katanya apakah sudah berproduksi? (Dijawab) sudah pak," ujar Jokowi.
Baca juga: Belajar Dari Rumah Bisa Jadi Cetak Biru Pendidikan Saat Bencana
Jokowi ingin alat-alat itu terus dikembangkan. Dia berharap alat itu bisa juga dijual ke luar negeri untuk membantu ekonomi negara jika sudah rampung.
"Harus bisa diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan domestik kita dan juga bisa ekspor ke mancanegara," ucap Jokowi.
Hal itu merupakan angin segar bagi Indonesia. Jokowi optimistis ke depan Indonesia bisa mengembangkan vaksin dari perkembangan ini.
"Karena kita bisa produksinya sendiri dan lebih dari itu kita juga harus mampu menghasilkan vaksin sendiri," tutur Jokowi.
Baca juga: Presiden Tuntut Indonesia Bisa Buat Vaksin Covid-19 Sendiri
Menurut Jokowi, pembuatan vaksin di Indonesia bukanlah hal yang mustahil. Saat ini, kata dia, Lembaga Eijkman sudah mendapatkan data mengenai tujuh genome virus untuk pengembangan vaksin.
"Itu sangat berguna untuk pengembangan vaksin dan saya juga senang komunitas peneliti terus bekerja untuk menemukan obat dan terapi yang efektif bagi pengobatan covid-19," ucap Jokowi. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Tambang Emas Gosowong yang dikelola oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggelar apel pembukaan di lapangan sepak bola Gosowong
KERJA keras Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumatra Utara mendapat dukungan Temasek Foundation Singapore
Adanya tambahan dana pilkada seharusnya protokol kesehatan ditingkatkan agar tidak terjadi peningkatan pasien covid-19.
Penggalangan dana telah dimulai sejak 29 April 2020, dan berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp310.662.352. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk 10.000 masker kain dan 500 set APD lengkap.
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, meminta dana insentif covid-19 bagi para petugas instalasi pemulasaraan jenazah segera dicairkan oleh Kementerian Kesehatan.
Kegiatan tersebut berupa pembagian bantuan alat pelindung diri (APD) di fasilitas umum terutama sekolah dan tempat keramaian lainnya yang ramai dikunjungi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved