Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TERKAIT bantuan sosial ( Bansos), Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko- PMK) Muhadjir Effendy menyatakan pihaknya hanya mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
"Mungkin yang lebih tepat mengingatkan saja. Bukan teguran. Apalagi keras. Bahwa dalam rapat kabinet terbatas awal Maret pak Gubernur Anies menyampaikan ada 3,6 juta penduduk DKI yang perlu bantuan sosial sebagai dampak covid-19. Dari jumlah itu Pemda DKI akan meng-cover 1,1 juta selebihnya meminta bantuan Bansos dari pemerintah pusat, " ungkap Muhadjir Effendy saat dikonfirmasi Mediaindonesia.com, Kamis (7/5).
Seperti diberitakan sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pemerintah pusat yang mengcover bànsos untuk 1,1 juta penduduk DKI Jakarta sehingga membuat Menko PMK Muhadjir mengingatkan Anies yang mantan Mendikbud tersebut.
Saat ditanya apakah 1,1 jt penduduk tetap dicover bansos oleh.Pemda DKI bukan pemerintah pusat Muhadjir Effendy yang juga mantan Mendikbud mengiyakan
"Mestinya begitu. Oleh sebab itu Pemerintah Pusat melalui Kemensos menyiapkan sisanya yang 2,5 juta. Setelah di-break down menjadi 1,3 juta kepala keluarga. Karena Bansos itu dihitung berdasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bukan perkepala, " tegas Muhadjir.
Di lapangan lanjut Muhadjir, pihak Mensos Juliari P Batubarat telah meminta agar ada improvisasi dalam penggunaan data, antara data yang diberikan oleh Pemprov DKI dengan data yang ada di tangan ketua RT/RW.
Muhadjir mengakui masalahnya terjadi pada akurasi data meski sebagian besar sudah akurat, tetapi belum sinkron sehingga masih ada yang tumpang tindih.
"Mestinya sudah ada pemisahan mana keluarga penerima manfaat (KPM) yang menerima Bansos dari Pemda DKI dan mana yang dari Banpres Kemensos, " ungkapnya
Hemat dia, soal data ini tidak hanya terjadi di DKI Jakarta, hingga tanggal 6 Mei 2020 masih ada 13 kabupaten/kota yang sama sekali belum meng-input data ke SIKS-NG Kemensos. Ada 120 kabupaten/kota masih proses dan yang sudah masuk 100 persen data ada 371 kabupaten dan kota atau sekitar 72 %.
Baca juga :Balas Omongan Menkeu, Anies: Kami Lebih Dulu Bagikan Bansos
Muhadjir Effendy menambahkan pihaknya kembali mengadakan rapat koordinasi bersama Menteri Sosial (Mensos) dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) guna membahas bantuan sosial (bansos), termasuk evaluasi pasca penyaluran bansos tahap 1 di wilayah DKI Jakarta.
Salah satu poin penting yang dibahas dalam rapat tersebut ialah mengenai inisiasi perbaikan data untuk mempercepat proses penyaluran bansos. Menko PMK pun meminta agar verifikasi dan validasi data di lapangan dapat turut melibatkan peran para pendamping, misalnya pendamping PKH, pendamping desa, tenaga BKKBN dan tagana.
"Validasi data ini agar diserahkan kepada para pendamping dengan didampingi RT/RW. Semua dalam rangka untuk memfinalisasi pemutakhiran DTKS sehingga setelah covid ada satu basis data baru yang telah direfresh, yang bisa dijadikan dasar untuk bantuan berikutnya," ujarnya saat rapat melalui video conference dari kediaman di Jakarta, Kamis (7/5).
Ia pun bahkan mengusulkan bila perlu dibentuk tim yang terdiri dari para pendamping dengan koordinasi kementerian/lembaga di bawah lingkup Kemenko PMK seperti Kemensos, Kemendes PDTT, BKKBN, dan yang lainnya dalam rangka mempercepat pendataan menuju pemutakhiran DTKS.
"Saya pikir masalahnya di updating dan shortcut. Dengan keterlibatan para pendamping tadi saya harapkan akan bisa mempercepat pemutakhiran data di DTKS," tukas Muhadjir.
Sementara itu, hasil pemutakhiran data tersebut juga diharapkan bisa segera dipakai untuk proses penyaluran bansos tunai dana desa yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Kemendes PDTT dan Kemensos.
"Kemendes dan Kemensos sebagai dua kementerian yang menjadi tulang punggung percepatan penanganan Covid-19, saya mohon koordinasi juga dengan Wagub DKI dan para kepala daerah untuk sinkronisasi data sehingga bansos presiden dapat tersalurkan dengan baik. Skema pembagiannya pun untuk bansos tunai ini agar benar-benar diperhatikan dan dirapikan kembali," pungkasnya. ( OL-2)
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk cek penerima bansos Februari 2026 yang bisa diakses secara daring
PEMERINTAH menyiapkan anggaran senilai Rp12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I 2026 yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bansos.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Penempatan polisi aktif di jabatan sipil telah dikoreksi oleh MK.
Polemik mengenai penugasan anggota Polri di jabatan sipil tidak boleh hanya dibebankan kepada Kapolri.
Cucun menegaskan pihaknya enggan terlibat dalam urusan internal PBNU.
WAKIL Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong mengapresiasi sikap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang meminta maaf terkait polemik pernyataan soal tanah menganggur bisa disita negara
SETELAH melalui polemik internal dan aksi massa yang menuntut pembenahan, Yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan pergantian dalam struktur pengurus
Penempatan jumlah prajurit TNI bakal menyesuaikan kebutuhan masing-masing satuan kejati dan kejari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved