Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, meninjau langsung penyaluran bantuan sosial (bansos), khususnya di wilayah DKI Jakarta, agar berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dalam kunjungan di RW 01, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Muhadjir bertemu dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Seperti, Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria, dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Uus Kuswanto.
Baca juga: Perbaiki Data, Pemrov DKI Coret 30 Ribu KK Penerima Bansos
Dia sempat berdialog dengan Riza Patria terkait penyaluran bansos dari Presiden Joko Widodo, yang sudah hampir rampung untuk tahap pertama. "Koordinasi sudah dilakukan dengan Pak Wagub. Apa yang diusulkan Pak Wagub terkait mekanisme penyaluran untuk tahap kedua ialah sinergi pemerintah pusat dan Pemprov DKI," ujar Muhadjir dalam keterangan resmi, Kamis (7/5).
Seusai memastikan penyaluran bansos untuk masyarakat terdampak pandemi covid-19, dia mengatakan penyaluran bansos tahap kedua mulai dilakukan pada pekan ketiga Mei. Jenis bansos untuk tahap kedua dalam bentuk beras dari Bulog.
Baca juga: Psikolog: Pandemi Ciptakan Perilaku Baru Masyarakat
Masyarakat yang menerima bantuan juga dipastikan tidak hanya penduduk asli, namun juga pendatang. Terutama pekerja harian, pengemudi ojek, pelaku UMKM, serta pedagang kecil yang tidak bisa berjualan selama PSBB.
"Pembagian bansos secara umum sudah sangat bagus. Hanya dari hasil evaluasi masih ada yang perlu dibenahi terkait masalah data. Ini akan terus kita sempurnakan," imbuh Muhadjir.
Menurutnya, masih ada kuota penerima bansos di DKI Jakarta sekitar 350 ribu KK. Oleh karena itu, dia meminta pengurus RT/RW untuk melakukan pendataan secara teliti. Khususnya, warga yang sangat terdampak dan butuh pertolongan.(OL-11)
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, sumber daya manusia (SDM) yang unggul adalah kunci tercapainya target Indonesia Emas 2045.
MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memiliki fleksibilitas dalam membantu masyarakat.
Menko PMK Pratikno sebut Baznas mitra strategis pemerintah. Sinergi zakat dukung kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana.
Pratikno menekankan bahwa kesehatan bukanlah hasil keberuntungan, melainkan buah dari kebiasaan baik yang dijaga setiap hari.
Pratikno menambahkan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat dalam menghadapi perkembangan teknologi termasuk bagi dunia pendidikan.
Catur Brata Penyepian Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelaungan merupakan bentuk pengendalian diri, introspeksi, serta kesadaran terhadap hubungan manusia dengan alam.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved