Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pelaku koperasi dan UMKM menggelar aksi peduli untuk bersama penuh rasa optimisme dan bergotong royong melawan pandemi Covid-19 dengan mendukung tenaga medis yang berjuang di garda terdepan.
Ketua KSPPS Nasari Syariah, Chandra Vokav Saritua, dalam keterangannya Sabtu (2/4), mengatakan bersama para pelaku UMKM pihaknya menggelar program Nasari Peduli Covid-19.
"Program ini diluncurkan secara nasional sejak dua pekan lalu dalam menyambut 75 tahun Indonesia merdeka hingga Agustus 2020. Sebanyak 75.000 masker, 7.500 alat pelindung diri, 7.500 paket sembako, dan 7.500 paket berbuka puasa, serta 750 penyemprotan disinfektan di pesantren, sekolah, dan tempat ibadah," kata Chandra.
Baca juga : Pasien Positif Korona Jadi 10.843 Orang, Sembuh 1.665
Chandra yang juga dikenal sebagai pakar Koperasi Digital itu juga menyerahkan bantuan alat perlindungan diri (APD) kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari hazmat suit, medical goggles, face shield, surgery mask, shoe cover, dan medical gloves yang total berjumlah 3.000 buah serta 300 liter disinfektan.
Selanjutnya, Chandra mengharapkan aksi peduli dari koperasi dan UMKM ini dapat memberikan rasa optimisme dan gotong royong melawan pandemi ini.
Ia jelaskan bahwa APD yang diserahkan merupakan produksi UMKM binaan Koperasi Nasari yang banting setir demi bertahan hidup di tengah dampak ekonomi dari pandemi ini.
“UMKM termasuk yang terdampak paling parah, tetapi kami tetap ingin memberikan kontribusi bagi bangsa ini. Semoga semangat juang para pejuang ekonomi kerakyatan ini bisa menjadi inspirasi bagi semua anak bangsa, 75 tahun Indonesia merdeka, harus bersama kita pastikan, corona sudah benar-benar musnah dari bumi pertiwi," kata Chandra.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua KSP Nasari Frans Meroga Panggabean mengatakan pihaknya mendorong pemerintah segera menyusun panduan fase dan prasyarat yang akan mengatur tata cara kegiatan masyarakat, baik di bidang sosial maupun ekonomi dalam setiap tahapan sampai nanti semuanya kembali normal.
"Pengusaha pasti ingin berproduksi normal kembali. Pekerja juga pasti ingin produktif kembali untuk menghidupi keluarganya. Kami berharap badai ini segera berlalu, semua normal kembali dan kita kembali produktif tanpa diliputi rasa takut," kata Frans Meroga Panggabean.
Sementara itu Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed mengapresiasi langkah Koperasi Nasari yang mendukung dan membantu petugas di lapangan yang terus bekerja semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bantuan dan kepedulian tersebut sangat berarti sebab, misalnya, kebutuhan APD sangat besar. Apalagi APD bukanlah baju biasa yang dapat dipakai berulang-ulang hingga keperluan di lapangan terasa tak pernah cukup.
"Kami sampaikan per-28 April, ada 71 rumah sakit Muhammadiyah terlibat menangani Covid-19 dengan lebih 2.500 pasien dirawat di RS kita. Bukan soal jumlah yang diberikan tapi semangat persatuan yang menjadikan Covid-19 sebagai masalah bersama. Saling bahu-membahu menyelesaikan masalah, bukan saling menyalahkan,” ujar Abdul Mu'ti. (Antara/OL-09)
Plt Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi.
KPK mendalami dugaan aliran uang yang terafiliasi Bupati nonaktif Pati Sudewo melalui koperasi. Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih.
MENYIMAK paparan dari salah satu gerai waralaba yang populer di Indonesia saat ini sungguh menarik.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved