Sabtu 02 Mei 2020, 19:15 WIB

Pasien Positif Korona Jadi 10.843 Orang, Sembuh 1.665

Dhika kusuma winata | Humaniora
Pasien Positif Korona Jadi 10.843 Orang, Sembuh 1.665

Antara
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto

 

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif virus korona atau covid-19 per hari ini Sabtu (2/5) menjadi 10.843. Di saat yang sama, pasien yang dinyatakan sembuh terus bertambah 74 orang menjadi 1.665.

Sebaran kasus sembuh dari 34 provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan pasien sembuh terbanyak yakni 513 orang, disusul Jawa Timur sebanyak 165 orang, Jawa Barat 147 orang, Sulawesi Selatan 145 orang, dan Bali 129 orang.

"Distribusi pasien sembuh terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Bali sehingga total keseluruhan adalah 1.665 orang,” jelas juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (2/5).

Baca juga: Update Covid-19: Total Pasien Sehat 1.665, Meninggal 831 Orang

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis

Di sisi lain, jumlah kasus meninggal setelah terkonfirmasi positif covid-19 bertambah menjadi 831 setelah ada penambahan sebanyak 31 orang.

Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Baca juga: Anies Tunda Sementara Bansos DKI karena Ada Bantuan Kemensos

Terkait data pasien positif, Gugus Tugas mencatat sebarannya di 34 provinsi yakni di Aceh 11 kasus, Bali 237 kasus, Banten 427 kasus, Bangka Belitung 19 kasus, Bengkulu 12 kasus, Yogyakarta 114 kasus, DKI Jakarta 4.397 kasus.

Selanjutnya di Jambi 32 kasus, Jawa Barat 1.043 kasus, Jawa Tengah 767 kasus, Jawa Timur 1.037 kasus, Kalimantan Barat 68 kasus, Kalimantan Timur 154 kasus, Kalimantan Tengah 157 kasus, Kalimantan Selatan 179 kasus, dan Kalimantan Utara 122 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 89 kasus, Nusa Tenggara Barat 250 kasus, Sumatera Selatan 156 kasus, Sumatera Barat 182 kasus, Sulawesi Utara 45 kasus, Sumatera Utara 117 kasus, dan Sulawesi Tenggara 64 kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 577 kasus, Sulawesi Tengah 59 kasus, Lampung 50 kasus, Riau 45 kasus, Maluku Utara 41 kasus, Maluku 23 kasus, Papua Barat 43 kasus, Papua 240 kasus, Sulawesi Barat 44 kasus, Nusa Tenggara Timur tiga kasus, Gorontalo 15 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 24 kasus.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 107.943 yang dilakukan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 79.868 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.843 positif dan 69.025 negatif.

Kemudian, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 235.035 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 22.545 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 321 kabupaten/kota di Tanah Air. (X-15)

 

Baca Juga

DOK. Get Plastic

Perjalanan Demi Ibu Bumi sejauh 1.300 Kilometer

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 17:05 WIB
Get Plastic akan melakukan perjalanan dari Bali-Jakarta mengendarai satu mobil yang nantinya akan diisi dengan bahan bakar dari sampah...
Dok.MI/Duta

Lima Fraksi Menolak, Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Dihentikan

👤Putra Ananda 🕔Selasa 24 November 2020, 16:23 WIB
Sebanyak 5 fraksi menyatakan tidak setuju pembahasan RUU KK dilanjutkan ke tingkat selanjutnya sebagai RUU inisiatif DPR. Ke-5 fraksi...
MI/CITRA LARASATI

Seleksi Guru PPPK untuk Tingkatkan Layanan pada Peserta Didik

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 24 November 2020, 15:15 WIB
Seleksi ini terbuka bagi guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya