Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA memastikan ketersediaan pangan olahan yang aman dan bermutu selama pandemi covid-19, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merilis pedoman produksi dan distribusi pangan olahan.
Pedoman ini berisi segala aspek pencegahan penyebaran covid-19 di sarana produksi dan distribusi pangan olahan. Itu mencakup sanitasi, higiene dan kesehatan personel. Serta penerapan pembatasan jarak fisik (physical distancing), sesuai protokol pencegahan yang ditetapkan pemerintah.
Baca juga: PSBB, tak Boleh Makan di Restoran dan Warung
Langkah ini juga mendukung pelaku usaha dalam memastikan rantai produksi dan distribusi pangan olahan berjalan sesuai Penerapan Cara yang Baik (Good Practices). Terutama di masa pandemi covid-19.
Kepala BPOM, Penny K. Lukito, mengatakan penyusunan pedoman telah melalui konsultasi publik secara daring, dengan melibatkan perwakilan dari kementerian atau lembaga (K/L) terkait. Seperti, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu, pihaknya juga melibatkan perwakilan Asosiasi Pelaku Usaha Produksi Pangan Olahan, Asosiasi Pelaku Usaha Distribusi Pangan Olahan, dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia.
Baca juga: Atasi Dampak Covid-19, Ojek Online Dapat Bantuan Makanan
“Melalui pedoman ini, BPOM mendorong pelaku usaha untuk memberikan edukasi dan fasilitas bagi karyawannya untuk menerapkan berbagai upaya pencegahan penyebaran covid-19. Dengan demikian, penjaminan keamanan, mutu dan gizi pangan dapat diwujudkan,” ujar Penny, Kamis (30/4).
BPOM juga melakukan sosialisasi pedoman secara virtual melalui kegiatan web seminar (webinar). Sosialisasi diikuti sekitar 300 peserta yang berasal dari K/L terkait dan pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi profesi terkait pangan, asosiasi industri pangan, asosiasi ritel, industri jasa daring, UMKM, lembaga swadaya masyarakat, hingga komunitas konsumen. Informasi terkait pedoman disampaikan dalam bentuk infografis yang juga ditayangkan pada subsite dan media sosial BPOM.
“Badan POM terus mengawal dan berkoordinasi agar pedoman ini dapat diterapkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peran, tugas dan kewenangan pihak yang terlibat,” tutup Penny. (OL-11)
BPOM melakukan pengawasan terhadap pangan takjil melalui pengujian cepat menggunakan rapid test kit, 108 sampel (2%) tidak memenuhi syarat.
Pengawasan ini merupakan upaya preventif pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik selama bulan suci.
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved