Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MERESPONS merebaknya kosmetik yang beredar dengan komposisi yang tidak sesuai dengan yang tercantum pada kemasan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan intensifikasi pengawasan. Hasilnya, BPOM menemukan 21 produk kosmetik yang diproduksi tidak sesuai dengan data yang didaftarkan.
"Ketidaksesuaian yang ditemukan pada produk tersebut adalah adanya perbedaan komposisi bahan dari kosmetik yang diproduksi dengan data komposisi yang disampaikan saat produk didaftarkan ke Badan POM, juga berbeda dengan informasi yang dicantumkan pada kemasan produk," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar , Kamis (7/8).
Perbedaan yang dimaksud meliputi perbedaan jenis bahan, kadar bahan, atau keduanya. Pelanggaran ketidaksesuaian komposisi ini sebagian besar ditemukan pada produk kosmetik yang dibuat berdasarkan kontrak produksi.
Berikut 21 produk kosmetik yang dicabut izinnya:
AAC Face Tonic AHA, AAC Day Cream with Brightener, AAC S B Oily, Amiraderm Glowing Night Cream Series, DR. Lane Face Toner For Acne Prone Skin, DR. Lane Reti-Lane Whitening Serum, DR. Lane Soft Peeling, Bright & Rose Cosmetics, Matte Lip Cream 01, Euromedica Todd Oldham Spring Silk Tree Bergamot Eau de Toilette, dan GEN3 Vit C Brightening Serum.
Metara Fun Matte Super Mild Lip Cream 08 Salvia, Teratu Beauty Miracle Deo Antiperspirant Spray, Meco Cleansing Milk Citrus, Meco Cleansing Milk Rose, Meco Cleansing Milk Rose Cucumber, Meco Beauty Lotion, Meco Lightening Cream, Meco Pearl Cream, Meco Face Toner Citrus, Meco Face Toner Rose, dan Meco Face Toner Cucumber.
Selain ketidaksesuaian komposisi dengan yang didaftarkan, ada pula produk yang Nomor Izin Edar (NIE) telah dibatalkan, diproduksi berdasarkan kontrak produksi, hingga bahan baku untuk produksi berbeda dengan data notifikasi. (M-1)
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
Ada pula produk yang dicabut izinnya karena Nomor Izin Edar (NIE) telah dibatalkan dan diproduksi berdasarkan kontrak produksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved