Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Observatorium Arecibo di Puerto Rico dilaporkan telah menangkap gambar radar asteroid 1998 OR2 pada Sabtu (18/4).
Asteroid raksasa berukuran sekitar setengah dari gunung Everest ini diperkirakan akan mendekati bumi pada Rabu (29/4) besok.
Para astronom memperkirakan 1998 OR2 berukuran sekitar 1,1-2,5 mil atau 1,8-4,1 kilometer. Ukuran tersebut cukup besar sehingga dampaknya dapat mengancam peradaban manusia.
Namun, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menegaskan bahwa asteroid ini tidak berbahaya karena terbang dalam jarak yang masih cukup jauh dari bumi. Asteroid 1998 OR2 ini akan terbang dalam jarak sekitar 3,9 juta mil atau 6,3 juta kilometer dari bumi.
Sementara bulan mengorbit Bumi dalam jarak sekitar 239.000 mil atau 385.000 km.
“Asteroid itu hanya melintas dengan jarak aman, lebih jauh dari jarak bulan,” kata Thomas saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (28/4).
Baca juga: Satelit Hayabusa 2 Bawa Sampel Asteroid Ryugu
Dia menambahkan, asteroid ini tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang, melainkan harus menggunakan alat bantu yaitu teleskop.
“Harus dengan teleskop. (Kalau dilihat) tampak seperti bintang sangat redup,” tandasnya. (A-2)
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Telkomsat menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa Indonesia.
NASA menguji teknologi satelit baru bernama DiskSat di orbit rendah Bumi.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
International Astronomical Union (IAU) secara resmi mengabadikan nama Bayu Risanto sebagai nama sebuah asteroid.
2025 MN45 harus tersusun dari material yang sangat kokoh agar tidak hancur akibat gaya sentrifugal dari putarannya yang ekstrem.
Asteroid raksasa memusnahkan dinosaurus 66 juta tahun lalu, namun mamalia bertahan. Simak faktor evolusi dan adaptasi yang membuat mamalia selamat dari kepunahan massal.
Sistem peringatan dini benturan benda langit Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) berhasil mendeteksi sebuah objek yang melintas melalui Tata Surya.
Para ilmuwan NASA baru saja mengumumkan penemuan sebuah “bulan mini” baru, yaitu sebuah asteroid kecil bernama 2025 PN7 yang akan bergerak seiring dengan Bumi
NASA tengah memantau pergerakan tiga asteroid yang melintas dekat Bumi dalam rentang waktu hanya dua hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved