Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
NASA menguji teknologi satelit baru bernama DiskSat di orbit rendah Bumi. Satelit ini dirancang sebagai alternatif CubeSat dengan bentuk berbeda, namun tetap hemat biaya dan mudah diluncurkan.
DiskSat berbentuk pipih seperti piringan dengan diameter sekitar satu meter dan ketebalan hanya beberapa sentimeter. Bentuk ini memberi area lebih luas untuk panel surya dan antena, sehingga daya yang dihasilkan lebih besar.
Empat satelit DiskSat berbentuk piringan kecil yang diluncurkan oleh Rocket Lab Electron untuk NASA dan US Space Force telah berhasil ditempatkan di orbit rendah Bumi (LEO) setelah peluncuran pada 18 Desember 2025.
Keempat DiskSat ini sekarang berada dalam orbit pada ketinggian sekitar 550 km, dan tim sedang melakukan langkah-langkah awal untuk menghubungi serta menguji fungsi mereka.
Satelit ini akan diuji untuk stabilitas, manuver, dan kinerja di lingkungan luar angkasa. Meski bentuknya berbeda, DiskSat tetap memakai sistem peluncuran standar seperti CubeSat. Beberapa satelit bisa ditumpuk dalam satu roket lalu dilepas satu per satu di orbit.
DiskSat dikembangkan oleh The Aerospace Corporation dengan pendanaan dari NASA. Satelit ini tetap menggunakan komponen standar CubeSat, tetapi disusun lebih efisien agar mampu membawa instrumen yang lebih besar.
Permukaan DiskSat yang luas cocok untuk misi komunikasi, radar, dan pengamatan Bumi. Satelit ini juga dilengkapi propulsi listrik untuk mengatur orbit dengan lebih presisi.
Teknologi DiskSat membuka peluang baru bagi satelit kecil untuk menjalankan misi yang sebelumnya sulit dilakukan. Ke depan, desain ini bisa mendukung konstelasi satelit dan pengamatan Bumi beresolusi tinggi. (E-3)
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Telkomsat menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa Indonesia.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
Selain memengaruhi medan magnet, struktur panas bawah tanah ini mungkin berdampak pada tata letak benua-benua di planet in
Fenomena Bulan yang disebut perlahan menjauh dari Bumi kembali ramai dibahas. Di media sosial, narasinya cepat melebar,
Adanya gaya pasang surut tersebut menyebabkan lautan bergelombang dan membentuk dua tonjolan, mengarah dan menjauhi Bulan.
Salah satu aspek paling penting dari penelitian ini adalah memastikan bahwa hidrogen yang ditemukan bukan hasil kontaminasi dari lingkungan Bumi.
Wahana Luar Angkasa yang Mendarat ke Bumi Berpotensi Rusak Lapisan Atmosfer? Begini Penjelasannya
Dari analisis terbaru, para peneliti melaporkan penemuan sebuah kandidat planet berbatu yang ukurannya sedikit lebih besar dari Bumi dan mengorbit sebuah bintang mirip Matahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved