Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MENANGGAPI maraknya aksi kekerasan di sekolah belakangan ini yang melibatkan siswa dan guru. Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rasyidi meminta publik menilainya secara proporsional.
"Saya meminta pemberitaan tentang kekerasan guru terhadap murid, dan sesama murid hendaknya proporsional.Masyarakat jangan mudah terprovokasi, " kata Unifah Rasyidi menjawab Media Indonesia di Jakarta, Minggu (16/2).
Seperti diberitakan pekan lalu, kasus kekerasan seorang guru di SMA Negeri Bekasi, Jawa Barat, terhadap anak didiknya.Juga kekerasan sesama siswa di Malang, Jawa Timur dan di Purworejo , Jawa Tengah yang viral di media sosial.
Unifah meminta guru jangan terlalu mudah disalahkan. "Kita jangan mudah menyalahkan guru, sehingga kesannya guru itu seperti monster,” cetusnya.
Ia menegaskan, tidak sedang membela guru, ia hanya meminta penilaian secara proporsional dari masyarakat dilihat dari peran masing-masing pihak.
"Mari kita ajak semua pihak untuk duduk bareng. Peran orang tua dan kepemimpinan sekolah juga sangat penting dalam mengatasi bersama masalah yang terjadi di sekolah, " tegasnya.
Baca juga : Lingkungan Positif di Sekolah Tangkal Terjadi Kekerasan
Lebih lanjut Unifah mengungkapkan, PGRI menemukan puluhan kasus kriminalisasi pada guru setiap tahunnya. Anehnya, kasus itu buntut dari tindakan tegas guru dalam mendidik muridnya.
Buntut tindakan disiplin itu banyak yang berakhir di kepolisian. Namun bukan untuk mediasi, tetapi malah sang guru yang dinyatakan bersalah atas pendisiplinan yang dilakukan.
"Seingat saya, ada sebanyak 120 guru mengeluhkan pemberitaan di media sosial yang dianggap berlebihan, tanpa melihat duduk persoalan yang sebenarnya," pungkasnya.
Psikolog anak Novita Tandry berpendapat pemberitaan kekerasan yang viral di medsos harus dilhat pada dua sisi.dengan melihat kondisi siswa dan guru .
"Kita harus mendengar langsung dari kedua belah pihak, tidak langsung memojokkan guru semata seperti kasus kekerasan yang terjadi di SMAN Bekasi," ujarmya seraya meminta guru juga harus mampu mengontrol diri menghadapi tingkah laku siswanya.
Menurut Novita, sebelum memberi sanksi pada siswa, guru terlebih dulu mesti memanggil orang tua murid untuk dilakukan musyawarah bersama sehingga dapat mencari jalan keluar yang.baik bagi sekolah terkait. (OL-7)
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan serta keselamatan para peserta didik di tengah risiko bencana hidrometeorologi.
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan serta keselamatan para peserta didik di tengah risiko bencana hidrometeorologi.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved