Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) belum menerima laporan terkait warga negara Tiongkok yang diketahui terkena virus korona (COVID-19) pascaberkunjung ke Bali pada 28 Januari.
Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan, Vensya Sitohang, mengatakan pihaknya masih mengonfirmasi kabar tersebut. “Kami akan lihat. Kami belum mendapat laporan,” ujar Vensya dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Rabu (12/2).
Dia menambahkan bahwa hal itu perlu ditelusuri lebih lanjut, khususnya periode keberadaan di Indonesia. Vensya menjelaskan gejala orang terinfeksi virus korona tidak langsung kelihatan. Sebab, ada masa inkubasi selama 14 hari pascainfeksi.
Dikutip dari harian The Strait Times, Tiongkok mengeluarkan pernyataan resmi bahwa ada warga negara Tiongkok yang positif terinfeksi virus korona. Pasien tersebut sempat berkunjung ke Bali, Indonesia. Informasi yang dimuat Weibo Post pada 6 Februari 2020 memuat keterangan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Huainan. Dilaporkan pada 5 Februari, pasien positif virus Korona bernama Jin, sempat menumpangi maskapai Lion Air dari Wuhan dengan tujuan Bali, Indonesia, pada 22 Januari. Kemudian, dia kembali pada 28 Januari menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA858 dari Bali menuju Shanghai, Tiongkok.
Baca juga: Terduga Novel Korona Virus di Indonesia Bertambah
Secara terpisah, Lion Air menyatakan penanganan penumpang Lion Air JT-2618 pada 22 Januari 2020 rute Wuhan-Denpasar telah sesuai prosedur. Melalui keterangan resmi, Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pihaknya menerima laporan bahwa telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap awak pesawat dan penumpang. Hal itu menanggapi kabar terkait satu penumpang dari Wuhan yang terindikasi positif virus korona. Pengecekan telah dilakukan tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Laporan menyebut tidak ada yang terindikasi atau memiliki gejala terkena virus korona.
Danang memaparkan penerbangan pesawat Lion Air JT-2618 dari Bandar Udara Internasional Tianhe di Wuhan, Tiongkok, dengan tujuan Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 22 Januari telah beroperasi sesuai standar prosedur. Penerbangan JT-2618 sudah dipersiapkan dengan baik. Sebelum keberangkatan, seluruh kru dan penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan berdasarkan ketentuan. Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa 2 pilot, 1 kopilot, 6 awak kabin, 2 teknisi dan 188 penumpang.
Lion Air sudah melakukan penghentian/ pembatalan sementara (suspend) penerbangan internasional pulang-pergi (PP) rute Denpasar-Wuhan-Denpasar mulai 29 Januari hingga pemberitahuan lebih lanjut.(OL-11)

Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mengintai usia produktif. Kenali gejala, data terbaru 2026, dan panduan deteksi dini untuk menjaga produktivitas masa depan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan dr. Piprim Basarah Yanuarso diberhentikan dari PNS karena pelanggaran disiplin.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved