Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga negara Indonesia (WNI) bergegas menaiki sebuah pesawat di Bandara Tianhe, Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Suasana saat itu sangat sepi dan dingin.
Setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, pukul 08.40 WIB, satu per satu WNI yang turun dari pesawat disemprot cairan antivirus oleh petugas berseragam kuning. Pesawat Batik Air A330 yang mengangkut mereka pun disemprot disinfektan antivirus.
"Ayo jalan, sambil jalan. Matanya ditutup, matanya ditutup," ujar petugas mengarahkan mereka.
Proses itu memakan waktu sekitar 60 menit sebelum mereka dibawa ke Natuna untuk menjalani masa karantina selama 14 hari.
Namun, saat menuruni tangga pesawat, ratusan WNI itu tampak tak dilengkapi baju khusus. Mereka yang transit di Batam sebelum bertolak ke Natuna hanya memakai baju biasa dilengkapi masker saat dievakuasi ke pesawat Boeing dan Hercules. Kondisi itu berbeda dengan para petugas yang menggunakan pakaian pelindung lengkap. Ratusan WNI yang sebagian besar mahasiswa itu berjalan tertib menuju pesawat.
Warga Batam menerima mereka dengan kelegaan hati walaupun ada sedikit kekhawatiran. Namun, kekhawatiran tersebut ditepis Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Menlu Retno Marsudi pun mengatakan semua WNI itu dalam kondisi sehat. "Alhamdulillah total 243, termasuk lima di antaranya Tim Aju (KBRI Beijing), yang kita pulangkan dari Wuhan telah tiba dengan selamat di Natuna. Mereka akan melalui masa observasi selama 14 hari. Tim penjemput juga akan menjalani proses observasi sehingga total 285 orang," ujar Retno, kemarin.
Di Bandara Hang Nadim, aktivitas tetap berjalan normal. Bahkan, pada saat proses evakuasi, para penumpang domestik masih bisa menaiki pesawat meski ada proses evakuasi di dekat mereka. Padahal sebelumnya, menjelang kedatangan para WNI dari Wuhan, petugas TNI-AU melakukan sterilisasi bandara untuk mengantisipasi adanya penularan virus korona.
Di sisi lain, di jalan gerbang menuju Bandara Raden Sadjad, Ranai, Kabupaten Natuna, ratusan orang terlibat aksi saling dorong dengan aparat menjelang kedatangan pesawat evakuasi dari Batam. Warga seperti paranoid dengan virus korona meski Kemenkes memastikan para WNI yang dievakuasi dalam kondisi sehat.
Tenaga medis dan psikis juga sudah diturunkan ke Natuna. Meski demikian, warga di sana tetap menolak proses observasi tersebut. Ironis memang, para WNI itu ditolak warga negara sendiri, padahal sebagian besar mereka yang berada di Tiongkok tersebut ialah mahasiswa yang tengah menuntut ilmu. (Hendri Kremer/Hym/X-7)
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Kementerian Luar Negeri mengevakuasi gelombang pertama WNI dari Iran akibat situasi Timur Tengah yang tidak menentu. 22 WNI dijadwalkan tiba hari ini di Bandara Soekarno-Hatta.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Layanan Tol Laut di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dinilai belum mampu menjawab kebutuhan logistik daerah secara optimal,
JAGUNG pipil yang dikembangkan kelompok tani di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, menjadi harapan baru bagi petani lokal di Kabupaten Natuna.
Pelni juga menyampaikan adanya penyesuaian operasional berupa omisi atau peniadaan singgah di dua pelabuhan, yakni Kumai dan Semarang, selama periode padat angkutan Nataru.
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Natuna resmi ditutup dengan Lomba Gasing Tradisional yang berlangsung meriah di Lapangan Olahraga Tugu Gasing.
SEORANG warga bernama Suhardiman dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pulau Kerdau, Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna. Hingga Sabtu (30/8), korban belum juga ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved