Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Ma'ruf Amin memastikan pemerintah sudah bersiap untuk melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia di Wuhan, Tiongkok yang kini diisolasi akibat penyebaran virus korona baru (2019-nCOV).
Meski demikian, Wapres menegaskan, pemerintah menanti petunjuk dari Pemerintah Tiongkok yang kini telah mengisolasi kota Wuhan yang berpenduduk 11 juta jiwa.
"Sehingga tidak boleh ada orang masuk dan keluar. Jadi akibatnya semuanya masih menunggu sikap pemerintah Tiongkok," ujar Wapres kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, hari ini.
Kesiapan evakuasi, kata Wapres juga dijelaskan oleh pemerintah negara lain. Namun, proses evakuasi masih menunggu arahan Tiongkok. Negara lain yang sudah menyiapkan proses evakuasi antara lain Jepang dan Amerika Serikat.
"Pemerintah kita siap. Kalau sudah mungkin kita akan evakuasi," imbuhnya.
Baca juga : Virus Korona Disebar untuk Basmi Umat Muslim Wuhan: Hoaks
Wapres menegaskan, pemerintah terus memantai kondisi WNI di Wuhan, terutama kalangan mahasiswa. Diperkirakan, jumlah WNI di Wuhan mencapai ratusan. Sembari menunggu proses evakuasi, bantuan logistik diberikan pada WNI di Wuhan lewat perakilan RI di Tiongkok.
Terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate memastikan pemerintah terus berkomunikasi dengan Tiongkok terkait keadaan di Wuhan sembari menyiapkan proses evakuasi.
"Pemerintah akan memperhatikan proses evakuasi apabila sudah sangat urgent," ucapnya.
Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, jumlah WNI di Tiongkok mencapai 243 orang, 100 orang diantaranya berada di Provinsi Hubei.
Menkominfo mengungkapkan, kebanyakan WNI di Provinsi tersebut terpusat di kampus-kampus. Ia menegaskan pemerintah Indonesia terus memonitor kondisi WNI di sana. Di samping itu, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan perwakilannya terus melakukan komunikasi dengan mereka.(OL-7)
ISU viral mengenai seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diketahui bergabung menjadi tentara aktif Amerika Serikat memunculkan pertanyaan serius soal hukum kewarganegaraan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved