Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
MEREBAKNYA virus korona yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok, membuat masyarakat khawatir untuk bepergian. Sebab, virus ini dinilai mudah menular dan sudah menyebar di sejumlah negara.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Budijanto Ardiansjah, mengatakan pihaknya masih mengamati tren pariwisata dalam beberapa waktu ke depan. Dalam hal ini, untuk memastikan apakah merebaknya virus korona berdampak pada arus wisatawan dari Indonesia ke Tiongkok, begitu pula sebaliknya. Pun, jumlah wisatawan Indonesia ke negara terjangkit diyakini mengalami penurunan yang signifikan.
Baca juga: Korban Tewas Akibat Virus Korona Kini 54 Orang
“Pasti ada dampaknya karena penerbangan dari Wuhan ke Bali untuk sementara dihentikan. Untuk wisata keluar ada kecenderungan penundaan kunjungan ke Tiongkok juga,” kata Budijanto saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (26/1).
Budijanto berharap situasi ini dapat segera teratasi, sehingga arus wisatawan dapat berjalan normal kembali.
“Mudah-mudahan ini bisa segera teratasi sehingga pariwisata inbound dan outbound (dari dan ke Tiongkok) bisa segera normal kembali,” tutupnya.(OL-11)
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved