Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Pelajar Islam Indonesia (PII) menyelenggarakan Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) dengan tema 'Peningkatan Kesehatan Reproduksi bagi Pemuda' yang berlangsung di Gedung Andalus City, Kota Cirebon, Jawa Barta, Minggu (22/12)
Dalam kegiatan PKPRT, hadir sebagai pembicara yakni ustad Edi Tammi dari Kantor Urusan Agama ((KUA) Kota Cirebon, Putu Elvina, S.Psi,. M.M. dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kepala Puskesmas Kota Cirebon dr Mochamad Amin, dan Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Dr. H. Amar Ahmad, M.Si.
Dalam sambutannya, Asisten Deputi Bidang Pemuda Kemenpora RI Abdul Rafur mengatakan,"Perlu adanya upaya pengembangan kapasitas dan kualitas pemuda dalam rumah tangga agar terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas dan kompetitif demi terwujudnya masa depan yang unggul."
"Sudah menjadi kewajiban negara, khususnya Kemenpora RI untuk menjawab permasalahan pemuda di sektor rumah tangga dengan memfasilitasi kegiatan pengembangan kapasitas dan kualitas pemuda dengan berkolaborasi bersama oganisasi kepemudaan yang memiliki visi dan misi yang sama," jelas Abdul Rafur .
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Husin Tasrik Makrup Nst mengungkapkan pentingnya pendidikan kepemimpinan pemuda dalam rumah tangga, khususnya pemahaman Kespro yaitu untuk mempersiapkan generasi yang unggul, unggul jiwanya dan unggul badan nya.
"Oleh karena itu kami PII berkolaborasi dengan Kemenpora menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai rangkaian acara kegiatan Training Konvensional yang di selenggarakan PW PII Jawa Barat di Kota Cirebon," ujar Husin.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pelajar dan mahasiswa yang mewakili bermacam organisasi kepelajaran, kepemudaan dan kemahasiswaan se-Kota Cirebon.
Dalam kegiatan, para peserta sangat antusias dan terjadi dialog interaktif antara peserta dan narasumber dalam sesi tanya jawab.
Pada sambutan penutupan kegiatan, Abdul Rafur menegaskan bahwa setiap pemuda harus mampu mengembangkan kapasitas dan kualitas agar mampu menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga.
"Karena baik buruknya generasi penerus bangsa itu adalah representasi dari sukses tidaknya pola pendidikan dalam rumah tangga itu sendiri," jelasnya.
"Harus ada kesadaran dalam diri pemuda itu sendiri, bagaimana peran dan fungsinya pemuda dalam tatanan kehidupan sosial demi terciptanya generasi unggul," pungkas Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora. (OL-09)
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
KONTINGEN Indonesia sukses menutup perjuangan di ajang ASEAN Para Games (APG) Ke-13 Tahun 2025 di Thailand.
Pansel terdiri dari lima orang yang diketuai Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) RI Gunawan Suswantoro.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved