Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, menegaskan bahwa langkah dan keseriusan Indonesia dalam implementasi Paris Agreement semakin konkret.
Kelembagaan Badan Layanan Umum Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) atau LH-Fund akan memberikan ruang dan positioning yang sistematis dalam upaya penanganan dan pengendalian perubahan iklim sebagai salah satu bagian dari scope of work LH Fund itu.
“Kehadiran LH Fund ini melengkapi upaya dan langkah dari kebijakan Presiden Jokowi yang menekankan bahwa perlindungan dan pembangunan lingkungan itu sangat penting," kata Siti Nurbaya saat menjadi keynote speech pada acara Peluncuran Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) atau LH FUND di Jakarta, Rabu (9/10).
"Bagi Bapak Presiden Jokowi yang beberapa kali disampaikan kepada saya bahwa kehutanan adalah profesi beliau dan lingkungan adalah keseharian yang menjadi atensi beliau,” ujar Menteri LHK.
BPDLH yang berada di bawah Kementerian Keuangan akan menjadi salah satu mekanisme pembiayaan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang dapat dimanfaatkan berbagai pihak.
Tiga dimensi penting dalam lingkungan atau Generalized Support for Environment yaitu kampanye publik dan kekuatan informasi, pengaturan dengan harga dan pajak, serta regulasi lingkungan.
Menteri Siti Nurbaya menjelaskan kehadiran LH-Fund menjadi sangat berarti dan wahana yang penting untuk berkonsolidasi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Selama ini, pengelolaan dan perlindungan lingkungan juga mendapat dukungan dari APBN.
Dalam agenda pengendalian perubahan iklim, pemerintah Indonesia telah menegaskan komitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca global sebesar 29 %.
Ddengan kemampuan dan upaya sendiri, Indonesia akan meningkat menjadi 41% apabila mendapat dukungan dan kerja sama internasional pada 2030 sebagaimana telah disampaikan dalam First Nationally Determined Contribution (NDC).
Menurut Menteri LHK, secara garis besar ada lima sektor utama untuk mencapai target NDC yaitu sektor energi, Land Use Land Use Change Forestry (LULUCF), pertanian, limbah, dan Proses Industri dan Penggunaan Produk (IPPU).
"Sektor Kehutanan sebagai bagian dari LULUCF memiliki target 17, 2% dari total target NDC atau lebih dari 50%. Salah satu upaya penurunan emisi di sektor kehutanan adalah melalui program Reduced Emission From Deforestation and Forest Degradation," papar Siti Nurbaya.
Selain itu, Indonesia juga membutuhkan pendanaan yang cukup besar untuk dapat mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebagaimana tercantum dalam NDC Indonesia pada 2017.
"Untuk itulah diperlukan sebuah inovasi pendanaan yang dapat mengoptimalkan upaya-upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup. Salah satunya dengan pembentukan BPDLH ini," papar Siti Nurbaya.(OL-09)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved