Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
STUDI terbaru mengungkapkan bahwa mengonsumsi teh secara rutin mengakibatkan efisiensi otak yang lebih baik jika dibandingkan dengan yang jarang minum teh. Mereka yang mengonsumsi teh hijau, teh oolong, atau teh hitam, sedikitnya empat kali seminggu selama hampir 25 tahun, memiliki daerah otak yang terhubung secara lebih efisien. Selain itu, meminum teh secara teratur dapat melindungi otak dari demensia terkait usia.
''Ketika koneksi antara bagian otak lebih terstruktur, pemrosesan informasi dapat diimplementasikan lebih efektif," jelas Feng Lei, kepala tim peneliti dari Universitas Nasional Singapura (NUS).
Penelitian dilakukan terhadap 36 orang dewasa berusia 60 tahun ke atas, dengan mengumpulkan data tentang kesehatan, gaya hidup, dan kesejahteraan psikologis mereka. Mereka juga menjalani tes neuropsikologis dan magnetic resonance imaging (MRI). (CNA/Uca/X-10)
Meskipun konsumsi kopi atau teh secara umum tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, Ali menekankan adanya dampak turunan yang perlu diwaspadai.
Studi Harvard selama 43 tahun ungkap rutin minum 2-3 cangkir kopi atau teh sehari dapat kurangi risiko demensia dan melindungi fungsi otak dari kerusakan sel.
Konsumsi moderat kopi dan teh dapat menurunkan risiko penyakit kronis, melindungi jantung dan otak, serta berpotensi memperpanjang usia.
Ketahui berbagai manfaat teh untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Pelajari jenis teh, kandungan, cara minum yang benar, dan waktu terbaik untuk mengonsumsinya
Dari segelas teh, kita bisa belajar bahwa setiap pilihan kecil yang kita buat punya dampak besar bagi petani, lingkungan, dan masa depan Bumi
Teh hangat dapat membantu meredakan tenggorokan yang terasa tidak nyaman, serta mengurangi hidung tersumbat.
Sejumlah riseti menunjukkan ada kebiasaan harian yang berkaitan dengan penyusutan volume otak atau brain atrophy.
Makanan cepat saji terasa sangat nikmat karena otak manusia berevolusi menyukai gula, lemak, dan garam. Penjelasan ilmiah ini mengungkap alasan fast food mudah bikin ketagihan.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved