Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita meminta pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) menguasai teknologi serta memiliki empati menghadapi berbagai masalah sosial. "Aparatur sipil negara (ASN) harus menguasai ilmu dan teknologi untuk mewujudkan pelayan publik bervisi 4.0 dalam memperkuat kinerja," jelasnya dalam Pembukaan Latihan Dasar CPNS Golongan III Kemensos 2019 di Pusdiklat Kemensos, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Senin (8/7).
"CPNS wajib untuk terus melek teknologi dan tidak gagap terhadap perkembangan media sosial. Tujuannya, memastikan perkembangan teknologi mampu dimanfaatkan usaha penanganan masalah-masalah sosial di masyarakat," imbuhnya lagi.
Agus juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi Kemensos pada ranah internal dan eksternal, yakni pengelolaan sumber daya manusia.
Menurutnya, birokrat harus membangun birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap tuntutan globalisasi yang kompleks. Perubahan sosial dalam masyarakat juga berpotensi menimbulkan masalah sistemis jika tidak segera diatasi. Ia menambahkan, ketidaksesuaian antara kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki lembaga birokrasi menyebabkan rendahnya kualitas pelayanan birokrasi.
Selain itu, budaya dilayani yang kental menjadi salah satu tidak optmalnya kinerja birokrasi. Padahal, birokrat di Kemensos bertugas menjadi pelayan publik yang harus terus berinovasi dalam kinerja dengan tetap menjunjung kode etik sebagai PNS.
"Perilaku sebagai pelayan publik harus ditanamkan dan dipupuk sejak awal. Tugas pelayan publik tidak mudah dalam perkembangan zaman yang cepat dan dinamis," ujar Agus.
Kualifikasi yang spesifik menjadi kebutuhan bagi SDM Kemensos dengan penetapan Perencanaan Tenaga Kerja sejak proses rekrutmen CPNS.
Dalam era keterbukaan dan era revolusi industri 4.0, PNS juga dituntut untuk selalu mengedepankan produktivitas secara efektif dan efisien serta tidak melakukan budaya 'asal bapak senang' (ABS) yang berdampak negatif pada tujuan program, yaitu output yang diharapkan tidak tercapai. (Sru/H-3)
KEMENTERIAN Sosial menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pendataan korban terdampak bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik
Capaian ini menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah dengan kualitas pelayanan publik yang dinilai sangat baik
Fungsi paling mendasar dari ASN Digital adalah sebagai hub atau pusat kendali layanan.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan 2026 sebagai momentum peningkatan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat Kabupaten Bekasi.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meraih penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) KIPP Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved