Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
POLA makan berubah selama puasa kerap memicu gangguan kesehatan. Selain itu ada gangguan nutrisi yang membuat tubuh tidak fit.
Head of Product Marketing PT CNI Lingke Tirta Kencana dalam diskusi bertema manfaat puasa mengatakan bahwa pola makan yang berubah sering menjadi pemicu pada kondisi tubuh. Hal itu menyebabkan orang bisa gagal menjalankan puasa sehari penuh.
"Padahal berpuasa itu adalah salah satu cara untuk melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami," kata Lingke di Jakarta, Sabtu (25/5).
Proses detoksifikasi ini tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat selama puasa. Lingke mengingatkan bahwa asupan nutrisi saat sahur sangat menentukan kondisi tubuh. Ia memberikan saran agar asupan nutrisi seimbang saat sahur seperti karbohidrat kompleks (beras merah, gandum, oat), serat (kurma, sayuran dan buah-buahan), dan protein harus terpenuhi.
"Kemudian minumlah 8-12 gelas air putih sehari saat sajir dan berbuka agar tubuh tetap terhidrasi. Makan secukupnya. Saat berbuka makanlah yang ringan seperti salad buah, es buah, kurma dan air putih. Barulah setelah itu makan besar. Dan hindari makanan berminyak," ujarnya.
Makanan seperti gorengan memang menggoda untuk berbuka puasa. Namun Lingke menyarankan untuk dihindari karena bisa meningkatkan risiko kenaikan kolestrol. Saat berbuka puasa hindari makanan dan minuman yang manis secara berlebihan.
"Kalau berlebihan itu menyebabkan saat puasa justru berat badan jadi naik," ujarnya.
Meski berpuasa, aktivitas fisik seperti olahraga juga sangat baik. Seperti jalan kaki, bersepeda, jogging selama 30 menit sudah bisa membantu meningkatkan kebugaran tubuh. Tidur juga harus cukup.Ia menyebutkan saat ini ada produk suplemen yang bisa menjaga tubuh tetap fit selama puasa. Seperti Sun Chlorella untuk kebutuhan nutrisi yang diperlukan sel-sel tubuh. Kemudian Ester-C Plus, suplemen antioksidan agar membantu menjaga stamina.
baca juga: MRT Beroperasi Normal Hari Ini
"Dan ketika adalah suplemen kalsium marine organic calcium forto mengandung vitamin D3. CNI punya ketiga suplemen ini untuk membantu menjaga tubuh tetap fit selama puasa," ujarnya. (OL-3)
Menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, serta daya tahan tubuh menjadi semakin penting agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan optimal.
Pahami perbedaan mendalam makna Ramadan, shiyam, shaum, dan puasa untuk meningkatkan kualitas ibadah Anda secara spiritual dan fisik di tahun 2026.
Berbagai hidangan takjil yang tinggi kandungan gula justru dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis dalam waktu singkat.
Puasa dapat meningkatkan Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), sebuah protein yang memiliki peran krusial dalam fungsi kognitif dan kemampuan seseorang dalam meregulasi emosi.
Tradisi munggahan merupakan strategi sosial untuk memperkuat solidaritas, memperbarui relasi, dan menjaga identitas budaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved