Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM bergenre psychological horror berjudul Aku Ingin Mati segera tayang di Bioskop mulai 2 April 2026, Film ini mengangkat isu sosial yang dekat dengan realita masyarakat urban, tentang upaya memperkaya diri demi validasi sosial lewat sebuah perjanjian dengan iblis.
Disutradarai oleh Hestu Saputra yang terkenal lewat deretan film seperti Hujan di Bulan Juni hingga Air Mata Surga, film Aku Ingin Mati menawarkan kengerian yang bukan sekadar teror kasat mata, melainkan gelapnya ambisi manusia demi validasi sosial.
”Kami itu punya keresahan yang sama terhadap situasi sosial masyarakat kita saat ini, di mana masyarakat tidak sedikit melakukan seperti pinjaman online atau upaya memperkaya diri demi validasi sosial semata. Keresahan-keresahan ini yang menjadi motivasi kuat kami untuk berangkat membuat cerita di film Aku Ingin Mati,” jelas Hestu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3).
Dijelaskan Hestu, upaya memperkaya diri sampai harus menjual jiwa dinilainnya telah banyak terjadi di masyarakat saat ini bahkan bukan hanya di kalangan strata sosial kelas bawah melainkan hampir di seluruh level sosial. Sehingga Film ini dirasa relatable untuk semua jenis penonton
“Dari kalangan menengah ke atas, menengah ke bawah, ataupun kalangan menengah itu sendiri, itu tuh terjadi ya. Perilaku menjual jiwa demi harta. Praktek (pesugihan) di gunung kawi masih ramai misalnya, tumbal-tumbal di perempatan-perempatan juga saya masih sering liat,” terang Hestu.
Hadir sebagai film psychological horror, film Aku Ingin Mati dibintangi deretan pemain diantaranya Hana Saraswati, Amara Sophie, Prasetya Agni, Mila Rosinta, hingga Bambang Paningron.
Film ini mengikuti perjalanan Mala (Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terjebak dalam gaya hidup hedonistik. Demi mengejar kemewahan semu, Mala terjerumus dalam lingkaran setan hutang pinjaman online (pinjol) dan paylater yang melilit hidupnya.
Dalam keputusasaan untuk menemukan kembali jati dirinya, Mala memutuskan pulang ke panti asuhan tempat ia dibesarkan. Di sana, ia kembali bertemu dengan sahabat masa kecilnya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta Ki Jago (Bambang Paningron), pemilik panti yang sudah dianggapnya sebagai ayah sendiri.
Namun, ketenangan yang dicari Mala justru menjadi awal dari petaka. Setelah mata batinnya terbuka secara misterius, Mala terlempar ke dalam serangkaian pengalaman mistis yang mengerikan. Ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang asal-usulnya dan rahasia kelam keluarganya yang mlakukan sebuah perjanjian iblis yang menjadikan nyawa orang-orang terdekat sebagai tumbal kesuksesan. (H-2)
Rumah produksi Reborn Initiative bersama sutradara Ody Harahap mengumumkan produksi film layar lebar terbaru berjudul Meja Tanpa Laci.
FILM laga Indonesia, Ikatan Darah, akan segera tayang di bioskop Tanah Air, setalah sebelumnya sukses mencuri perhatian dunia usai tampil dalam festival film di AS.
NOVEL mega best seller Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna akan diadaptasi ke dalam film layar lebar. Produksi film ini akan dimulai pada April tahun ini.
JELANG penayangan, film Pelangi di Mars menyapa publik dengan sebuah balon raksasa setinggi 10 meter. Hadir di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
MERAYAKAN momen hari valentine, Mordenbeu dan Epicsky Entertainment merilis film berjudul Heartbreak Winter. Film ini menyoroti kisah romantis, yang membawa pesan kuat tentang self love.
MD Pictures bersiap untuk kembali merebut penonton di momen libur lebaran lewat film horor terbaru Danur: The Last Chapter yang dibintangi Prilly Latuconsina dan Zee Ashadel.
Kostum Buto Ijo dibuat seluruh badan (full body) dan dilapisi prostetik di hampir seluruh tubuh sang aktor.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved