Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Novel Laris Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Diadaptasi ke Film

Fathurrozak
04/3/2026 22:02
Novel Laris Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Diadaptasi ke Film
NOVEL mega best seller Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna.(Dok. Brian Khrisna)

NOVEL mega best seller Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna akan diadaptasi ke dalam film layar lebar. Produksi film ini akan dimulai pada April tahun ini.

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati menjadi kolaborasi dua rumah produksi, Sinergi Pictures dan Ben Film. Film ini akan disutradarai oleh Kuntz Agus, dengan naskah yang ditulis Alim Sudio dan Nia Dinata sebagai konsultan skenario.

Film ini akan berpusat pada Ale, pria yang berada di titik terendah hidupnya dan merencanakan untuk mengakhirinya. Dalam 24 jam terakhir sebelum keputusan itu, Ale berkeinginan untuk menyantap mie ayam. Namun rencana tersebut tertunda karena warung yang ia tuju tutup. Penundaan tersebut justru menjadi awal dari berbagai pertemuan yang mengubah cara pandangnya tentang hidup.

Novel tersebut sudah dibaca ratusan ribu orang, yang hingga saat ini akan memasuki cetakan ke-100. Novel ini juga telah diterjemahkan dan terbit ke dalam bahasa Jepang. Adaptasi filmnya diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih besar, termasuk penonton yang belum membaca novelnya.

“Selain karena banyak dibaca, alasan kami dari Sinergi Pictures mengadaptasi novel ini ke film adalah karena ceritanya sangat bagus, dekat dengan banyak orang dan tentunya inspiratif. Hal ini tentu sejalan dengan film-film Sinergi Pictures yang selalu menghadirkan cerita-cerita kuat dan menangkap realita di sekitar kita,” papar produser film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Philip Lesmana, dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu, (4/3).

Sementara itu produser Ardina Atles dari Ben Film menambahkan, pemilihan sineas dan para pemeran film ini dipikirkan secara matang agar dapat memberikan hasil terbaik serta memenuhi ekspektasi para pembaca novel.

“Alih wahana novel ke film itu gampang-gampang susah, tapi disitulah daya tarik mengadaptasi karya novel. Para pembaca tentu memiliki ekspektasi tinggi terhadap karya yang mereka cintai. Namun bersama Sinergi Pictures, mulai dari pemilihan filmmaker hingga para pemain, kami berupaya agar karya ini dapat memuaskan penonton, baik yang sudah membaca novelnya maupun yang belum. Kami juga tidak sabar untuk segera memulai proses shooting.” jelas Ardina.

Setelah menggelar proses casting di beberapa kota dan menetapkan sejumlah pemain, hingga saat ini pemeran karakter Ale masih belum diumumkan kepada publik. Saat ini film masih dalam tahap praproduksi. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya