Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

One Battle After Another Resmi Jadi Film Terbaik Oscar 2026, Kalahkan Rekor Nominasi Sinners

Nadhira Izzati A
16/3/2026 09:59
One Battle After Another Resmi Jadi Film Terbaik Oscar 2026, Kalahkan Rekor Nominasi Sinners
One Battle After Another resmi menjadi Film Terbaik Oscar 2026.(AFP)

MALAM penganugerahan Academy Awards ke-98 resmi menjadi panggung pembuktian bagi sutradara Paul Thomas Anderson melalui film aksi-thriller satir miliknya, One Battle After Another. Film ini berhasil memenangkan penghargaan tertinggi sebagai Film Terbaik setelah melewati persaingan yang sangat dramatis melawan Sinners, yang sebelumnya sempat diprediksi akan memberikan perlawanan sengit di putaran terakhir. 

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Anderson yang selama bertahun-tahun. Sebelumnya ia dinominasikan melalui karya-karya besar seperti Boogie Nights dan There Will Be Blood, namun baru malam ini ia berhasil membawa pulang piala emas pertamanya.

Secara total, One Battle After Another berhasil mengamankan enam kemenangan dari 13 nominasi yang diperolehnya. Selain menyabet gelar Film Terbaik, Paul Thomas Anderson juga dinobatkan sebagai Sutradara Terbaik dan memenangkan kategori Skenario Adaptasi Terbaik. 

Kemenangan lainnya diraih oleh Sean Penn sebagai Aktor Pendukung Terbaik, serta keberhasilan di kategori Penyuntingan Film dan kategori bersejarah Best Casting yang baru pertama kali diadakan tahun ini. 

Keberhasilan film ini semakin memperlihatkan posisinya sebagai karya yang relevan secara sosial dan politik, terutama melalui narasinya yang mengadaptasi novel Vineland karya Thomas Pynchon tentang ekstremisme di Amerika masa depan.

Dalam pidato penerimaannya, Paul Thomas Anderson menyampaikan pesan mendalam mengenai kondisi dunia saat ini yang ia tuangkan ke dalam skenarionya. Ia menyatakan bahwa ia menulis film tersebut untuk anak-anaknya sebagai bentuk permintaan maaf atas kekacauan yang ditinggalkan oleh generasi saat ini di dunia yang akan diwariskan kepada mereka kelak. 

"Saya menulis film ini untuk anak-anak saya sebagai permintaan maaf atas kekacauan rumah tangga yang kita tinggalkan di dunia yang kita serahkan kepada mereka," ungkapnya. Anderson juga mengungkapkan harapannya agar generasi muda dapat membantu mengembalikan nilai-nilai akal sehat dan kesopanan ke dalam masyarakat.

Kemenangan besar ini juga menandai kesuksesan finansial dan kritik yang berjalan beriringan, mengingat film yang dibintangi Leonardo DiCaprio ini telah meraup pendapatan sebesar US$209,4 juta  (sekitar Rp3,55 triliun) di box office global. 

Meski harus bersaing dengan Sinners yang memegang rekor nominasi terbanyak sepanjang sejarah dengan 16 nominasi, One Battle After Another terbukti lebih unggul dalam memenangkan kategori-kategori kunci. (Los Angeles Times/Business Upturn/The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya