Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Avatar: Fire and Ash Sabet Oscar Lewat Kategori Visual Efek

Nadhira Izzati A
16/3/2026 08:28
Avatar: Fire and Ash Sabet Oscar Lewat Kategori Visual Efek
Avatar: Fire and Ash, resmi membawa pulang piala Oscar untuk kategori Efek Visual Terbaik (Best Visual Effects) pada ajang Academy Awards ke-98.(ABC)

FILM Avatar: Fire and Ash, resmi membawa pulang piala Oscar untuk kategori Efek Visual Terbaik (Best Visual Effects) pada ajang Academy Awards ke-98. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi bagi waralaba Avatar, tetapi juga mencatatkan sejarah langka di panggung Dolby Theatre.

Fire and Ash berhasil mengukir prestasi sebagai film kedua dalam sejarah Oscar yang memenangkan kategori ini dengan mengalahkan lebih dari satu nomine Film Terbaik (Best Picture). Sejak kemenangan mengejutkan Ex Machina tahun 2015 yang menumbangkan tiga raksasa Film Terbaik kala itu, belum ada film non-Film Terbaik lainnya yang mampu melakukan hal serupa.

Selama lebih dari satu dekade, pemilih Oscar cenderung memberikan piala Efek Visual kepada film yang juga masuk dalam nominasi Film Terbaik. Pola ini terlihat jelas pada kemenangan film-film seperti Inception, Hugo, Life of Pi, Gravity, 1917, hingga Dune.

Tahun ini, perjalanan Avatar: Fire and Ash terbilang berat karena harus bersaing dengan dua favorit Film Terbaik, yaitu Sinners dan F1. Namun, keajaiban visual Pandora nyatanya masih terlalu kuat untuk diabaikan, mengungguli pesaing lainnya seperti The Lost Bus dan Jurassic World Rebirth.

Kemenangan ini juga memecahkan tren negatif bagi film-film sekuel dan pahlawan super di kategori Efek Visual. Dalam 10 tahun terakhir, para pemilih Oscar cenderung memiliki "keengganan" terhadap waralaba besar. 

Marvel, misalnya, belum pernah memenangkan piala di kategori ini meskipun berkali-kali masuk nominasi. Hal yang sama juga dialami oleh sekuel dari waralaba Star Wars, Planet of the Apes, hingga Mission: Impossible.

Namun, seri Avatar seolah memiliki jalurnya sendiri. Mengikuti jejak Avatar: The Way of Water yang juga menang di kategori yang sama, Fire and Ash menegaskan bahwa standar visual yang ditetapkan James Cameron melampaui sekadar tren film laga biasa. Kemenangan ini menyejajarkan Fire and Ash dengan film-film prestisius besutan sutradara papan atas seperti Christopher Nolan (Interstellar, Tenet) dan Denis Villeneuve (Blade Runner 2049, Dune).

Nominasi lain dari kategori ini adalah F1, Jurassic World Rebirth, The Lost Bus, dan Sinners. (Gold Derby/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya