Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Melisa Darusman Rilis Single PadaMu Kubersujud, Sebuah Perjalanan Batin Menuju Titik Balik

Basuki Eka Purnama
17/2/2026 08:57
Melisa Darusman Rilis Single PadaMu Kubersujud, Sebuah Perjalanan Batin Menuju Titik Balik
Melisa Darusman(MI/HO)

ADA kalanya sebuah lagu hadir bukan karena direncanakan sejak awal, melainkan karena dibutuhkan oleh jiwa yang sedang mencari jalan pulang. Itulah napas utama yang dibawa oleh penyanyi Melisa Darusman dalam karya terbarunya, sebuah video musik bertajuk PadaMu Kubersujud.

Lagu ini merupakan remake dari karya legendaris ciptaan Bebi Romeo. Menariknya, Melisa tidak hanya sekadar membawakan ulang, namun ia mendapatkan restu serta keterlibatan langsung dari sang maestro. 

Bebi Romeo bahkan turun tangan langsung dalam proses produksi musik, memastikan interpretasi baru ini tetap memiliki kedalaman spiritual yang kuat.

Suara Alto yang Personal

Dengan karakter suara alto yang khas dan penuh warna, Melisa menghadirkan interpretasi yang lembut serta personal. 

Lagu ini lahir dari tempat yang paling sunyi dalam diri, sebuah ruang tempat manusia tidak lagi memiliki kata-kata, dan yang tersisa hanyalah kepasrahan.

"Ini lagu yang hidup dalam hati saya sejak lama. Bisa menyanyikannya, apalagi dengan izin dan produksi musik langsung dari tangan Mas Bebi, adalah anugerah besar," ungkap Melisa Darusman mengenai kolaborasi tersebut.

Berakar pada Kisah Nyata

Keunikan video musik ini terletak pada latar belakang penciptaannya yang tidak hanya terpaku di dalam studio. Visual dan rasa dalam karya ini berakar pada kisah nyata yang sebelumnya dituangkan dalam buku Forged, serta diwujudkan dalam monolog musikal berjudul Resilience. 

Kedua karya tersebut ditulis oleh Anggie Setia Ariningsih, yang dalam proyek ini bertindak sebagai produser eksekutif.

Melalui Forged dan Resilience, penonton diajak menyelami perjalanan seseorang yang dihancurkan oleh badai hidup, namun berhasil ditempa kembali melalui cinta Tuhan, keberanian, dan penerimaan. 

Lagu ini menjadi representasi titik terendah manusia yang justru menjadi awal dari sebuah kebangkitan.

"Ada titik ketika manusia tidak lagi mampu berdiri. Di situlah sujud menjadi bahasa terakhir, bahasa yang paling jujur. Dan dari sujud itulah kita menemukan arah pulang," jelas Melisa.

Jembatan Menuju Album Perdana

Video musik PadaMu Kubersujud digarap dengan pengambilan gambar yang intim dan penuh simbolisme, menggambarkan perjalanan batin dari kegelapan menuju cahaya. 

Melisa percaya bahwa di balik segala amarah dan luka, manusia akan selalu kembali kepada Sang Pencipta.

Karya ini juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Melisa. Setelah sebelumnya merilis single seperti Bukan Jodoh, Pelukan Terbaik, dan Alam Mimpi, kini ia tengah mempersiapkan album pertamanya. 

Album tersebut diproyeksikan menjadi rangkuman perjalanan emosional dan spiritualnya selama beberapa tahun terakhir.

Bagi Melisa, lagu ini adalah jembatan antara masa lalu yang membentuknya dan karya-karya baru yang sedang ia bangun. Sebuah penanda bahwa musiknya kini lahir dari pengalaman hidup yang matang.

"Kita semua hanyalah manusia yang sedang mencari jalan pulang. Dan sujud adalah cara kita menenangkan hati sebelum sampai," tutupnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik