Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH membuka jalan lewat Where It Begins pada 2025, unit indie rock WUSS kembali memperkenalkan karya terbaru mereka bertajuk Born in February.
Single ini lahir dari ruang-ruang sunyi di antara hiruk pikuk, membawa sebuah pengakuan personal tentang pengalaman tumbuh sebagai anak kedua yang kerap terabaikan.
Ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, Born in February bukan sekadar lagu tentang urutan kelahiran.
Lagu ini merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
WUSS justru melihat posisi tersebut sebagai sebuah jeda yang kuat, di mana bertahan sering kali membutuhkan energi yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi yang pertama.
Kedua bagi WUSS bukanlah cerita tentang kalah cepat, melainkan tentang daya tahan.
Lewat lirik yang digarap oleh Sabiella Maris, band yang beranggotakan Sabiella (vokal, gitar), Brilyan (vokal, gitar), Rara Harumi (bass), dan Rufa Hidayat (drum) ini merayakan keganjilan sebagai sumber nyawa.
Mereka menolak menjadi salinan atau berjalan di jalur aman hanya demi diterima oleh standar umum.
Proses kreatif lagu ini berlangsung cukup singkat namun intens, memakan waktu sekitar satu bulan sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026.
Meski lirik dan kerangka awal digarap oleh Brilyan dan Sabiella, komposisi musiknya melibatkan seluruh personel. Kolektivitas ini berhasil merangkai dinamika emosional lagu menjadi satu kesatuan yang liar, lentur, namun tetap jujur.
Kehadiran Born in February sekaligus menjadi sinyal kuat menuju proyek yang lebih besar.
Saat ini, WUSS sedang mempersiapkan album penuh perdana yang direncanakan berisi 12 trek. Sebagai penutup rangkaian menuju album tersebut, WUSS membocorkan akan merilis satu single kolaborasi dengan musisi di luar Jawa Timur.
Born in February kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform layanan musik digital (DSP) serta Bandcamp per 06 Februari 2026 melalui naungan Haum Entertainment.
Rilisan ini menjadi penanda baru bagi WUSS tentang keberanian untuk terus bermimpi, bahkan ketika dunia memilih untuk tidak melihat. (Z-1)
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved