Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Indra Dinda kian memantapkan langkah menuju peluncuran album perdana. Sebagai jembatan menuju karya penuh tersebut, ia resmi merilis single ketiga bertajuk Turun Di Sini Dulu pada 30 Januari 2026.
Rilisan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian perkenalan musikalitasnya setelah sebelumnya melepas Tanggal Biru (Februari 2024) dan Selalu Ada, Meski Tiada (Oktober 2025).
Eksplorasi menjadi kata kunci dalam single terbaru ini. Berbeda dengan dua pendahulunya, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Langkah ini merupakan bagian dari konsep besar album perdananya, saat Indra Dinda sengaja memilih pendekatan aransemen yang beragam guna menyesuaikan karakter musikal dengan kedalaman tema lirik di setiap lagu.
Dalam proses produksinya, Indra Dinda menunjukkan sisi idealisme sekaligus kemandiriannya. Seluruh tahapan, mulai dari tracking, mixing, hingga mastering, dikerjakan secara mandiri di studio rumahnya.
Meski dominan dikerjakan sendiri, ia tetap menggandeng sejumlah musisi pendukung (session player) untuk memperkaya tekstur suara, di antaranya Favian (gitar), Gea Eine (keyboards), Reza Triadi (drums), serta Arga (saksofon). Sementara untuk departemen bass, sepenuhnya ditangani oleh Indra.
Tidak hanya hadir dalam format audio, Turun Di Sini Dulu juga dilengkapi dengan presentasi visual berupa video musik yang dirilis pada hari yang sama.
Untuk menggarap klip ini, Indra berkolaborasi dengan sutradara Qich Terror di bawah naungan rumah produksi Qich Management. Secara naratif, video musik ini mengangkat dinamika sepasang kekasih yang menikmati sensasi adrenalin saat menjalani hubungan secara diam-diam.
Hal menarik lainnya dalam video musik ini adalah hadirnya deretan figur populer dari komunitas kreatif Malang Raya. Sejumlah influencer lokal tampak memberikan dukungan sebagai cameo, mulai dari Pak Antono, Ruru, Modegila ‘Gendut’, Rizky Boncell, hingga Vera Karina. Tak ketinggalan, hadir pula sosok Cipheng dari unit punk veteran Begundal Lowokwaru sebagai tamu spesial.
Melalui konsistensi rilisan ini, Indra Dinda berharap dapat memberikan pengalaman pendengaran yang segar bagi para penikmat musiknya. Jika tidak ada aral melintang, album perdana Indra Dinda dijadwalkan akan menyapa publik pada pertengahan 2026 mendatang. (Z-1)
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved