Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI musik Indonesia kembali menyaksikan sebuah kolaborasi monumental yang melintasi dimensi waktu. Penyanyi solo Cakra Khan secara resmi merilis versi terbaru dari lagu legendaris Ketika Tangan dan Kaki Berkata. Proyek ini menjadi sangat istimewa karena Cakra berkesempatan "berduet" langsung dengan rekaman vokal asli sang maestro, mendiang Chrisye.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya. Ia memandang sosok Chrisye sebagai inspirasi besar yang karya-karyanya tetap hidup dan relevan bagi lintas generasi.
“Chrisye salah satu penyanyi yang karyanya sampai sekarang sering saya dengarkan. Dan saya memilih lagu ini karena maknanya super dalam. Jadi memang sesimpel kayak apapun yang kita lakukan pasti akan dipertanggungjawabkan,” ungkap Cakra Khan saat ditemui di Studio MyMusic Records, Jakarta, Rabu (4/2).
Dalam versi teranyarnya, lagu ini mendapatkan sentuhan aransemen yang lebih modern. Namun, Cakra menegaskan bahwa dirinya sangat berhati-hati agar tidak merusak pondasi asli lagu yang sudah melekat di hati pendengar. Perubahan dilakukan secara organik untuk menyesuaikan format dari lagu solo menjadi sebuah duet.
“Kalau yang ngebedain ada beberapa melodi yang tidak diganti tapi ditambah sedikit karena kan ini lagu solo jadi lagu duet. Jadi memang aransemennya agak sedikit berbeda terus parting-nya pun agak sedikit berbeda tapi dalam satu tujuan yang sama akhirnya,” jelas pelantun lagu Harus Terpisah tersebut.
Proses produksi lagu ini meninggalkan kesan mendalam bagi Cakra. Ia mengaku sempat didera rasa tidak percaya diri saat pertama kali berhadapan dengan vokal asli Chrisye yang direkam pada era 1990-an. Kesakralan vokal mendiang sempat membuatnya terdiam di dalam studio.
“Saya waktu itu di studio mendengarkan suara mendiang Chrisye tanpa musik, suaranya saja, merindingnya luar biasa. Saya masuk ke ruangan rekaman itu termasuk paling lama karena saya berusaha untuk bisa masuk ke lagu yang sudah legend, yang sudah dibawakan oleh Mas Chrisye tanpa mengganggu esensi nyawa ruh dari lagu tersebut,” tuturnya dengan nada emosional.
Kejutan tidak hanya berhenti di audio. Video musik lagu ini digarap oleh sutradara kenamaan Rizal Mantovani.
Dengan bantuan teknologi terkini, Rizal berhasil menyatukan Cakra Khan dan Chrisye dalam satu bingkai visual. Inovasi ini memberikan pengalaman emosional baru bagi penonton, seolah-olah kedua musisi hebat ini memang sedang bernyanyi bersama di satu panggung.
Kolaborasi emosional dalam lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata ini sudah dapat dinikmati oleh para penikmat musik mulai 4 Februari 2026 melalui berbagai platform musik digital serta kanal YouTube resmi Musica Studios. (Ant/Z-1)
ALBUM Badai Pasti Berlalu, yang dinobatkan sebagai album Indonesia terbaik sepanjang masa oleh majalah Rolling Stone Indonesia edisi dirilis ulang dalam format piringan hitam atau vinyl
Konser ini ingin memperkenalkan seorang Chrisye dalam mencari dan membangun karier, kehidupan, cinta, dan perjalanan kerjanya di atas panggung, melalui sentuhan musik dan narasi.
PENYANYI Ben Abraham sempat viral di TikTok usai kembali merilis lagu "Kidung" yang dipopulerkan Rafika Duri, Chrisye, dan Trio Libels pada 1990-an.
Dikta menuturkan Chrisye merupakan idolanya. Dirinya sangat ingin menyanyikan ulang beberapa lagu dari legenda musik Indonesia tersebut.
PENYANYI berbakat asal Jakarta, Christie Hartono, telah menempuh perjalanan panjang untuk mewujudkan mimpinya berkarier di industri musik Tanah Air.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved