Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Alasan Crocodile Salah Satu Karakter Berpengaruh di One Piece, Nico Robin Pernah Jadi Krunya

Reynaldi Andrian Pamungkas
30/1/2026 22:40
Alasan Crocodile Salah Satu Karakter Berpengaruh di One Piece, Nico Robin Pernah Jadi Krunya
Crocodile(Doc IMDB)

DALAM semesta One Piece yang luas karya Eiichiro Oda, sedikit karakter antagonis yang mampu mempertahankan relevansi dan karismanya selama puluhan tahun seperti Sir Crocodile. Di tahun 2026 ini, saat manga One Piece semakin mendekati konklusi epiknya, posisi Crocodile justru semakin krusial.

Bukan sekadar musuh lama Luffy, Crocodile adalah representasi dari bajak laut yang cerdas, kejam, namun memiliki prinsip yang unik. Hubungan masa lalunya dengan Nico Robin hingga manuver terbarunya bersama Dracule Mihawk membuktikan bahwa ia adalah salah satu "pemain catur" terhebat di New World.

1. Mastermind di Balik Baroque Works dan Hubungan dengan Nico Robin

Jauh sebelum era Yonko baru, Crocodile telah menunjukkan betapa mengerikannya seorang bajak laut yang mengandalkan otak. Sebagai mantan Shichibukai, ia mendirikan organisasi kriminal rahasia bernama Baroque Works dengan tujuan menguasai Kerajaan Alabasta.

Salah satu poin paling menarik dalam sejarah Crocodile adalah kemitraannya dengan Nico Robin (saat itu dikenal sebagai Miss All Sunday). Crocodile adalah satu-satunya orang yang memberikan perlindungan pada Robin selama bertahun-tahun, bukan karena belas kasihan, melainkan murni transaksional:

  • Tujuan Utama: Membaca Poneglyph untuk menemukan lokasi Senjata Kuno, Pluton.
  • Peran Robin: Sebagai satu-satunya arkeolog yang bisa membaca teks kuno tersebut.

Meskipun hubungan ini berakhir dengan pengkhianatan di makam kerajaan Alabasta, dinamika antara Crocodile dan Robin menunjukkan sisi pragmatis sang "Raja Pasir". Ia tidak peduli dengan latar belakang "Anak Iblis" milik Robin, selama itu menguntungkan ambisinya.

2. Gebrakan "Operasi Utopia" dan Kejatuhan

Crocodile hampir berhasil melakukan kudeta tanpa terdeteksi Pemerintah Dunia melalui Operasi Utopia. Rencananya sangat rapi:

  1. Menggunakan bubuk penari (Dance Powder) untuk menciptakan kekeringan.
  2. Memfitnah Raja Cobra untuk memicu perang saudara.
  3. Tampil sebagai pahlawan rakyat Alabasta sebelum mengambil alih kekuasaan.

Kekalahannya di tangan Monkey D. Luffy adalah titik balik. Namun, kekalahan ini justru menjadi awal dari pengembangan karakter yang lebih dalam saat ia dijebloskan ke Impel Down Level 6, tempat para penjahat legendaris dikurung.

Fakta Kekuatan: Suna Suna no Mi

  • Crocodile adalah pengguna buah iblis tipe Logia Suna Suna no Mi (Pasir). Ia dapat menyerap kelembapan dari apa pun yang disentuhnya hingga kering kerontang.
  • Kelemahannya terhadap air (cairan) adalah satu-satunya celah yang bisa dimanfaatkan Luffy saat itu.

3. MVP di Perang Marineford

Pengaruh Crocodile kembali terasa saat arc Impel Down dan Marineford. Meski awalnya menolak kabur, ia setuju membantu Luffy dengan imbalan kebebasan. Di medan perang Marineford, Crocodile menunjukkan bahwa ia bukan sekadar penjahat picik. Ia melakukan beberapa aksi krusial:

  • Menyelamatkan Portgas D. Ace dari eksekusi pertama.
  • Menghalau serangan Dracule Mihawk yang mengarah ke Luffy.
  • Menyelamatkan Luffy dan Jinbe dari kejaran Akainu.

Sikapnya yang tidak mau tunduk pada siapa pun, baik Whitebeard maupun Angkatan Laut, membuatnya menjadi karakter yang sulit ditebak dan sangat berpengaruh dalam mengubah arus perang.

4. Era New World: Otak di Balik Cross Guild

Gebrakan terbesar Crocodile terjadi pasca-Time Skip, khususnya setelah penghapusan sistem Shichibukai. Ia tidak lari bersembunyi, melainkan menghubungi Dracule Mihawk untuk membentuk aliansi baru.

Inilah lahirnya Cross Guild, organisasi yang membalikkan tatanan dunia One Piece. Gebrakan yang dilakukan Crocodile melalui Cross Guild sangatlah revolusioner:

  • Memburu Angkatan Laut: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, bajak laut memberikan nilai buronan (bounty) kepada kepala Angkatan Laut. Ini menciptakan kekacauan di mana warga sipil dan pemburu hadiah mulai menyerang marinir.
  • Aliansi Kekuatan: Menggabungkan kekuatan tempur Mihawk (Pendekar Pedang Terkuat), kecerdasan dan dana Crocodile, serta pengaruh (dan keberuntungan) Buggy yang kini menjadi Yonko.

Meskipun Buggy secara tidak sengaja dianggap sebagai pemimpin oleh dunia, Crocodile adalah otak operasional yang menjalankan bisnis dan strategi organisasi ini. Niat aslinya adalah membangun "Utopia" militer yang tidak bisa disentuh oleh Pemerintah Dunia.

5. Kenapa Crocodile Begitu Berpengaruh?

Hingga tahun 2026, Crocodile tetap menjadi ancaman nyata bagi Pemerintah Dunia bukan hanya karena kekuatannya, tetapi karena pola pikirnya. Ia belajar dari kegagalan di Alabasta. Ia tidak lagi terobsesi pada satu negara, melainkan menciptakan sistem yang merusak otoritas Angkatan Laut secara global.

Hubungannya dengan karakter kunci seperti Ivankov (yang memegang rahasia masa lalunya), Doflamingo (yang pernah mengajaknya beraliansi), hingga Mihawk, menempatkannya di pusaran konflik utama menuju harta karun One Piece.

Dari mantan bos Nico Robin hingga pendiri Cross Guild, Sir Crocodile membuktikan bahwa dalam dunia bajak laut, kekuatan fisik saja tidak cukup. Ambisi, kecerdasan, dan kemampuan beradaptasi adalah kunci untuk bertahan hidup di lautan yang ganas. (Z-4)

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya