Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dunia One Piece yang penuh dengan intrik, Sabo adalah karakter yang paling sering membuat pembaca bertanya-tanya tentang status nyawanya. Saudara angkat dari Monkey D. Luffy dan Portgas D. Ace ini memiliki sejarah panjang tentang "kematian" yang ternyata hanyalah awal dari peran yang lebih besar.
Anggapan pertama bahwa Sabo telah tewas terjadi saat ia masih berusia 10 tahun. Sebagai seorang bangsawan yang muak dengan sistem kelas, Sabo memutuskan untuk berlayar sendirian. Namun, kapalnya ditembak oleh Saint Jalmack, seorang Tenryubito (Naga Langit), hanya karena kapal kecil tersebut melintasi jalur kapal sang bangsawan dunia.
Luffy dan Ace yang melihat kejadian itu dari pesisir meyakini bahwa Sabo telah tewas dalam ledakan tersebut. Kejadian inilah yang memicu Ace dan Luffy untuk berjanji menjadi bajak laut yang kuat demi menghormati "warisan" Sabo.
Sabo sebenarnya selamat berkat bantuan Monkey D. Dragon. Pemimpin Pasukan Revolusi tersebut menarik Sabo dari laut yang membara. Namun, Sabo mengalami amnesia akibat cedera kepala parah. Ia kehilangan seluruh ingatan tentang masa kecilnya, termasuk kenangannya bersama Ace dan Luffy.
Selama sepuluh tahun, Sabo tinggal di Baltigo dan dilatih langsung oleh Dragon serta Ivankov. Ia tumbuh menjadi petarung yang sangat tangguh meskipun tanpa kekuatan Buah Iblis pada awalnya. Ingatannya baru kembali secara mendadak setelah ia melihat foto Ace yang tewas di koran, yang memicu trauma emosional luar biasa hingga ia pingsan selama berhari-hari.
Di era Final Saga, Sabo kembali dikabarkan tewas. Setelah menyusup ke Mary Geoise selama Reverie, Sabo dituduh membunuh Raja Cobra dari Alabasta. Saat ia bersembunyi di Kerajaan Lulusia, Pemerintah Dunia menggunakan senjata rahasia (Mother Flame) untuk menghancurkan pulau tersebut.
Banyak yang mengira Sabo tewas dalam serangan tersebut, namun ia terbukti selamat karena sedang berada di atas kapal bersama para pengungsi Lulusia di luar area ledakan. Ia pun berhasil membawa informasi paling berbahaya di dunia: fakta bahwa ada seseorang bernama Im-sama yang duduk di "Takhta Kosong".
Kini, Sabo bukan lagi sekadar anak bangsawan yang melarikan diri. Ia telah menjadi figur global dengan status berikut:
Dengan pengaruhnya yang kini bahkan disebut-sebut menyaingi Monkey D. Dragon, Sabo diprediksi akan menjadi kunci utama dalam pertempuran terakhir melawan Pemerintah Dunia untuk membebaskan dunia dari tirani Naga Langit. (Z-4)
Portgas D. Ace adalah putra kandung dari Raja Bajak Laut, Gol D. Roger. Namun, Ace sangat membenci ayahnya dan lebih memilih menggunakan nama belakang ibunya, Portgas D. Rouge.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved