Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Ini Alasan Garp Menitipkan Ace di Dadan, Bos Bandit Gunung di One Piece

Reynaldi Andrian Pamungkas
17/3/2026 23:40
Ini Alasan Garp Menitipkan Ace di Dadan, Bos Bandit Gunung di One Piece
Curly Dadan dan Portgas D. Ace(Doc IMDB)

DALAM semesta One Piece, keputusan Monkey D. Garp untuk menitipkan Portgas D. Ace kepada Curly Dadan sering kali mengundang pertanyaan besar di kalangan penggemar. Mengapa seorang Laksamana Madya Angkatan Laut yang legendaris justru memercayakan putra "Raja Bajak Laut" kepada seorang bandit gunung yang dicari pemerintah?

Hubungan antara Garp, Roger, dan Dadan menciptakan salah satu dinamika keluarga paling unik dalam karya Eiichiro Oda ini. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai alasan di balik keputusan tersebut serta perjalanan hidup sang "Tinju Api".

Asal Usul Portgas D. Ace: Warisan Darah Raja Bajak Laut

Portgas D. Ace lahir dari pasangan Gol D. Roger dan Portgas D. Rouge. Kelahirannya adalah sebuah keajaiban sekaligus tragedi yang menyayat hati. Untuk menghindari kejaran Pemerintah Dunia yang ingin memutus garis keturunan Raja Bajak Laut, Rouge melakukan hal yang mustahil: ia menahan masa kehamilan hingga 20 bulan melalui kekuatan tekad murni.

Pengorbanan luar biasa ini merenggut nyawa Rouge sesaat setelah Ace lahir di Baterilla, South Blue. Sebelum meninggal, ia memberikan nama "Ace" kepada bayinya, sesuai dengan keinginan Roger jika anak mereka laki-laki.

Janji di Balik Jeruji Besi: Roger dan Garp

Sebelum menyerahkan diri untuk dieksekusi, Gol D. Roger meminta bantuan kepada rival terbesarnya, Monkey D. Garp. Roger percaya bahwa meski mereka sering bertaruh nyawa di laut, Garp adalah pria yang memiliki integritas dan bisa ia percayai untuk menjaga darah dagingnya.

Roger dengan tenang berkata kepada Garp bahwa seorang anak yang belum lahir tidak menanggung dosa ayahnya. Kalimat inilah yang akhirnya melunakkan hati Garp dan membuatnya bersedia mengambil risiko besar demi menyelamatkan bayi Ace dari pembersihan massal yang dilakukan Angkatan Laut.

Alasan Strategis Garp Memilih Curly Dadan

Banyak yang bertanya mengapa Garp tidak membesarkan Ace sendiri di markas Marine. Berikut adalah alasan utamanya:

  1. Tempat Persembunyian yang Sempurna: Gunung Colubo di Kerajaan Goa adalah wilayah yang terisolasi. Pemerintah Dunia tidak akan pernah menyangka bahwa putra Gol D. Roger tinggal bersama sekelompok bandit gunung di pulau terpencil di East Blue.
  2. Jaminan Keamanan Lewat Tekanan: Garp mengetahui semua catatan kriminal kelompok Dadan. Ia menggunakan hal ini sebagai alat tawar (blackmail). Jika Dadan menolak mengasuh Ace, Garp akan menjebloskan mereka ke Impel Down.
  3. Menghindari Intelijen Pemerintah Dunia: Jika Ace berada di lingkungan Angkatan Laut, identitasnya akan sangat rentan terbongkar oleh agen intelijen seperti CP9 atau bawahan yang setia kepada Pemerintah Dunia.
  4. Pendidikan Karakter yang Keras: Garp ingin Ace tumbuh menjadi pria yang tangguh. Dengan lingkungan liar di Gunung Colubo, Ace belajar bertahan hidup sejak dini, yang diharapkan Garp bisa membentuknya menjadi prajurit Marine yang kuat di masa depan.

Perjalanan Hidup Ace: Dari Kebencian Menuju Kedamaian

Masa kecil Ace di bawah asuhan Dadan tidaklah mudah. Ia tumbuh dengan beban identitas sebagai anak "iblis". Namun, pertemuannya dengan Sabo dan kemudian Luffy mengubah segalanya. Mereka bertiga melakukan upacara tukar cawan saké dan berjanji untuk menjadi saudara selamanya.

Ace memulai petualangannya di laut pada usia 17 tahun dan dengan cepat meraih reputasi sebagai kapten Bajak Laut Spade. Namun, tujuan hidupnya baru benar-benar ditemukan saat ia bergabung dengan Bajak Laut Shirohige. Di sana, ia menemukan sosok "Ayah" yang ia cari selama ini dalam diri Edward Newgate.

Meskipun Curly Dadan terlihat sering mengeluh saat mengasuh Ace dan Luffy, ia sebenarnya sangat menyayangi mereka. Momen Dadan memukul Garp setelah kematian Ace di Marineford menjadi salah satu adegan paling emosional dalam seri ini.

Keputusan Garp menitipkan Ace ke Dadan adalah langkah nekat yang didasari oleh rasa hormat kepada rivalnya dan kasih sayang seorang kakek. Meskipun Ace akhirnya memilih jalan sebagai bajak laut, perlindungan Dadan di Gunung Colubo telah memberinya kesempatan untuk hidup dan merasakan arti persaudaraan yang sejati. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya