Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM semesta One Piece, keputusan Monkey D. Garp untuk menitipkan Portgas D. Ace kepada Curly Dadan sering kali mengundang pertanyaan besar di kalangan penggemar. Mengapa seorang Laksamana Madya Angkatan Laut yang legendaris justru memercayakan putra "Raja Bajak Laut" kepada seorang bandit gunung yang dicari pemerintah?
Hubungan antara Garp, Roger, dan Dadan menciptakan salah satu dinamika keluarga paling unik dalam karya Eiichiro Oda ini. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai alasan di balik keputusan tersebut serta perjalanan hidup sang "Tinju Api".
Portgas D. Ace lahir dari pasangan Gol D. Roger dan Portgas D. Rouge. Kelahirannya adalah sebuah keajaiban sekaligus tragedi yang menyayat hati. Untuk menghindari kejaran Pemerintah Dunia yang ingin memutus garis keturunan Raja Bajak Laut, Rouge melakukan hal yang mustahil: ia menahan masa kehamilan hingga 20 bulan melalui kekuatan tekad murni.
Pengorbanan luar biasa ini merenggut nyawa Rouge sesaat setelah Ace lahir di Baterilla, South Blue. Sebelum meninggal, ia memberikan nama "Ace" kepada bayinya, sesuai dengan keinginan Roger jika anak mereka laki-laki.
Sebelum menyerahkan diri untuk dieksekusi, Gol D. Roger meminta bantuan kepada rival terbesarnya, Monkey D. Garp. Roger percaya bahwa meski mereka sering bertaruh nyawa di laut, Garp adalah pria yang memiliki integritas dan bisa ia percayai untuk menjaga darah dagingnya.
Roger dengan tenang berkata kepada Garp bahwa seorang anak yang belum lahir tidak menanggung dosa ayahnya. Kalimat inilah yang akhirnya melunakkan hati Garp dan membuatnya bersedia mengambil risiko besar demi menyelamatkan bayi Ace dari pembersihan massal yang dilakukan Angkatan Laut.
Banyak yang bertanya mengapa Garp tidak membesarkan Ace sendiri di markas Marine. Berikut adalah alasan utamanya:
Masa kecil Ace di bawah asuhan Dadan tidaklah mudah. Ia tumbuh dengan beban identitas sebagai anak "iblis". Namun, pertemuannya dengan Sabo dan kemudian Luffy mengubah segalanya. Mereka bertiga melakukan upacara tukar cawan saké dan berjanji untuk menjadi saudara selamanya.
Ace memulai petualangannya di laut pada usia 17 tahun dan dengan cepat meraih reputasi sebagai kapten Bajak Laut Spade. Namun, tujuan hidupnya baru benar-benar ditemukan saat ia bergabung dengan Bajak Laut Shirohige. Di sana, ia menemukan sosok "Ayah" yang ia cari selama ini dalam diri Edward Newgate.
Meskipun Curly Dadan terlihat sering mengeluh saat mengasuh Ace dan Luffy, ia sebenarnya sangat menyayangi mereka. Momen Dadan memukul Garp setelah kematian Ace di Marineford menjadi salah satu adegan paling emosional dalam seri ini.
Keputusan Garp menitipkan Ace ke Dadan adalah langkah nekat yang didasari oleh rasa hormat kepada rivalnya dan kasih sayang seorang kakek. Meskipun Ace akhirnya memilih jalan sebagai bajak laut, perlindungan Dadan di Gunung Colubo telah memberinya kesempatan untuk hidup dan merasakan arti persaudaraan yang sejati. (Z-4)
Sebelum membahas momen kematiannya, penting untuk memahami mengapa Ace bisa berada di panggung eksekusi tersebut.
Portgas D. Ace adalah putra kandung dari Raja Bajak Laut, Gol D. Roger. Namun, Ace sangat membenci ayahnya dan lebih memilih menggunakan nama belakang ibunya, Portgas D. Rouge.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved