Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA One Piece diguncang oleh aksi nekat sang Pahlawan Angkatan Laut, Monkey D. Garp. Tanpa izin resmi dari Markas Besar Marine, kakek dari Luffy ini memimpin serangan langsung ke Hachinosu, markas besar Yonko Blackbeard. Langkah ini memicu salah satu pertempuran paling emosional dalam saga Final Saga.
Alasan utama Garp menyerang Pulau Hachinosu adalah untuk menyelamatkan Koby, murid kesayangannya yang diculik oleh Marshall D. Teach (Blackbeard) di Amazon Lily. Bagi Garp, Koby bukan sekadar prajurit biasa, melainkan sosok yang ia gadang-gadang sebagai "Masa Depan Angkatan Laut".
Garp memiliki filosofi kuat bahwa nyawa generasi muda jauh lebih berharga daripada orang tua sepertinya. Itulah sebabnya, meski harus melanggar protokol militer dan menyerang wilayah Yonko sendirian, Garp tetap maju demi memastikan bibit unggul Angkatan Laut tersebut tidak padam.
Dalam misi berisiko tinggi ini, Garp didampingi oleh anggota unit rahasia SWORD dan beberapa perwira muda yang setia. Berikut adalah daftar mereka:
Serangan pembuka Garp yang bernama Galaxy Impact mampu menghancurkan sebagian besar bangunan di Hachinosu hanya dengan tekanan udara berlapis Haki.
Garp tidak hanya menghadapi kroco bajak laut, tetapi juga para petinggi Blackbeard Pirates yang memiliki kekuatan buah iblis luar biasa. Inilah lawan yang dihadapi Garp:
Duel paling dramatis terjadi antara Garp melawan mantan muridnya, Kuzan. Pertarungan ini bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi juga ideologi. Kuzan yang kini bergabung dengan Blackbeard terpaksa membekukan gurunya sendiri untuk mengakhiri pertempuran.
Shiryu menggunakan kekuatan Suke Suke no Mi (tembus pandang) untuk memberikan serangan licik. Ia berhasil menusuk Garp saat sang Pahlawan mencoba melindungi Koby dari serangan mendadak.
Sebagai pemakan buah iblis Shima Shima no Mi, Pizarro bisa mengendalikan seluruh pulau Hachinosu. Ia mencoba menghancurkan kapal pelarian Marinir sebelum akhirnya dihentikan oleh kombinasi serangan Garp dan Koby.
Misi serangan ke Hachinosu berakhir dengan keberhasilan penyelamatan Koby dan para tawanan lainnya. Namun, harganya sangat mahal. Garp memilih untuk tinggal di pulau tersebut dan membiarkan dirinya ditangkap agar para juniornya bisa melarikan diri. Tindakan ini mempertegas statusnya sebagai pahlawan sejati yang rela berkorban demi masa depan. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved