Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH menjaga profil rendah sejak berakhirnya tur fenomenal Love On Tour pada 2023, Harry Styles akhirnya resmi kembali. Musisi asal Inggris ini mengumumkan rencana perilisan album studio keempatnya yang bertajuk Kiss All The Time. Disco, Occasionally., yang akan diikuti dengan rangkaian tur global bertajuk Together, Together.
Album terbaru ini dijadwalkan meluncur ke publik pada 6 Maret mendatang. Kabar ini mengakhiri spekulasi panjang para penggemar yang telah mengamati gerak-gerik sang idola sejak Desember lalu.
Melalui situs web misterius, pesan kriptik, hingga rekaman suara, Styles terus memberikan petunjuk dengan pesan yang sama: "Kita milik satu sama lain (We belong together)."
Sebagai pembuka era baru ini, sebuah single bertajuk Aperture telah dirilis pada Kamis kemarin, bertepatan dengan pengumuman jadwal tur dunianya.
Tur Together, Together akan berlangsung selama tujuh bulan, dimulai dari Mei hingga Desember.
Menariknya, tur ini hanya akan menyambangi tujuh kota besar di dunia dengan format residensi. Sorotan utama tertuju pada New York, dengan pemenang tiga penghargaan Grammy ini akan tampil sebanyak 30 kali di Madison Square Garden.
Selain New York, Styles juga akan menggelar konser di Amsterdam, São Paulo, Mexico City, Melbourne, dan Sydney. Untuk penggemar di tanah airnya, ia dijadwalkan tampil di Stadion Wembley, London, antara tanggal 12 hingga 23 Juni.
Harry Styles tidak akan tampil sendirian. Ia menggandeng sederet nama besar sebagai tamu spesial. Shania Twain dikonfirmasi akan berbagi panggung di London. Selain itu, musisi kenamaan seperti Robyn, Jorja Smith, dan Jamie XX juga dijadwalkan hadir menghiasi malam-malam konser di berbagai kota tersebut.
Lahir di Worcestershire, Harry Styles memulai perjalanannya di industri musik melalui ajang The X Factor di usia 16 tahun sebelum meraih popularitas global bersama One Direction. Setelah grup tersebut memutuskan hiatus, Styles membuktikan kapasitasnya sebagai solois sukses sejak 2017.
Album debutnya, Harry Styles, serta album-album berikutnya seperti Fine Line (2019) dan Harry’s House (2022), sukses merajai tangga lagu dan menuai pujian kritis.
Harry’s House bahkan terjual empat juta kopi dan menyabet gelar album terbaik di ajang Grammy dan Brit Awards. Lewat hits seperti As It Was dan Watermelon Sugar, Styles kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di dunia.
Bagi para penggemar, tiket pre-sale dan penjualan umum untuk tur Together, Together dijadwalkan akan mulai tersedia pada akhir bulan ini. (bbc/Z-1)
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved