Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KARYA terbaru aktris Aurelie Moeremans yang terbit secara mandiri, buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, tengah memicu diskursus publik yang hangat. Buku ini mengisahkan memori kelam masa remaja sang aktris, yang di dalamnya menyinggung isu sensitif seperti child grooming serta kekerasan psikologis.
Meski Aurelie menggunakan nama samaran "Bobby" untuk menyamarkan identitas pria yang terlibat dalam trauma masa lalunya, spekulasi publik tak terbendung.
Netizen mulai menghubungkan detail cerita tersebut dengan Roby Tremonti, mantan kekasih Aurelie. Kecurigaan pembaca muncul karena adanya kesamaan latar belakang dan rangkaian peristiwa yang dipaparkan dalam buku.
Melansir dari situs metrotvnews.com, Senin (12/1), menanggapi keriuhan di media sosial, baru-baru ini, Roby Tremonti mengunggah konten yang menyoroti konsekuensi hukum dari sebuah karya literasi melalui akun Instagram miliknya.
Ia mengungkapkan bahwa menyamarkan nama tokoh tidak secara otomatis membebaskan penulis dari jerat hukum jika sosok asli masih bisa dikenali oleh khalayak.
Berdasarkan penjelasan yang dibagikan Roby, identifikasi personal tetap bisa terjadi melalui deskripsi ciri khas atau alur cerita yang spesifik. Ia juga merujuk pada beberapa instrumen hukum terkait pencemaran nama baik:
Dalam memoarnya, Aurelie menceritakan bahwa pertemuannya dengan sosok "Bobby" terjadi saat ia masih berusia 15 tahun di sebuah lokasi syuting iklan.
Buku ini menyoroti bagaimana relasi toksik dan manipulatif di usia dini memberikan dampak psikologis yang mendalam hingga ia dewasa.
Selain menjadi sarana katarsis pribadi, Broken Strings berhasil membuka mata masyarakat mengenai bahaya child grooming dan ketimpangan relasi kuasa, khususnya di lingkungan industri kreatif.
Kesuksesan buku ini bahkan menarik perhatian sejumlah rumah produksi yang berminat mengadaptasi kisah tersebut ke layar lebar. (Z-1)
Lewat buku Swipe Therapy, Mira merangkum fase paling rapuh dalam hidupnya, mulai dari rencana pernikahan yang batal hingga kembali menavigasi labirin dunia dating apps.
Total nilai dari ketiga jam tangan yang biasa dikenakan Bill Gates sehari-hari hanya mencapai US$124 atau sekitar Rp2,1 juta saja.
BBW Surabaya 2026 akan diselenggarakan di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, mulai dari 29 Januari hingga 8 Februari 2026.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Pelajaran dari memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans: cara mengenali grooming, tanda hubungan tidak sehat, dan langkah pemulihan.
Psikiater Lahargo mengulas Broken Strings Aurelie Moeremans tentang child grooming, pola manipulasi, ciri pelaku dan dampak trauma dan tips orang tua era digital.
Taktik ini sangat rapi karena melibatkan penipuan yang tidak hanya menyasar anak, tetapi juga berusaha mengambil hati orangtua sebelum aksi pelecehan dilakukan.
Sebagai langkah preventif, orangtua didorong untuk membangun ikatan emosional yang kuat dan konsisten, sembari menetapkan batasan perilaku yang jelas.
Meskipun pertama kali diluncurkan secara terbatas pada Oktober 2025, buku ini kembali viral dan memuncaki percakapan di awal tahun 2026 karena pesannya yang kuat dan relevan
Informasi lengkap rencana penerbitan buku fisik Broken Strings karya Aurelie Moeremans. Simak perbedaan versi PDF vs fisik, jadwal PO, dan ulasan memoarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved