Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Lebih dari Kartun, Ini 7 Bukti Doraemon adalah Aset Negara dan Diplomasi Budaya Jepang

Putri Rosmalia Octaviyani
08/1/2026 18:03
Lebih dari Kartun, Ini 7 Bukti Doraemon adalah Aset Negara dan Diplomasi Budaya Jepang
Doraemon, kartun asal Jepang(Dok. Netflix)

POPULARITAS Doraemon yang mendunia tidak disia-siakan oleh Pemerintah Jepang. Karakter robot kucing karya Fujiko F Fujio ini telah lama "diangkat" menjadi pejabat non-resmi untuk mendongkrak sektor pariwisata dan diplomasi budaya (Soft Power) Negeri Sakura.

Di tengah kabar berakhirnya penayangan Doraemon RCTI pada 2026, mari menengok betapa vitalnya peran sang robot kucing bagi negara asalnya. Berikut 7 fakta peran Doraemon dalam pariwisata dan pemerintahan Jepang:

1. Duta Besar Anime Pertama (2008)

Pada Maret 2008, Kementerian Luar Negeri Jepang secara resmi melantik Doraemon sebagai "Anime Ambassador" pertama dalam sejarah. Menteri Luar Negeri saat itu, Masahiko Komura, menyerahkan surat kepercayaan resmi kepada boneka Doraemon seukuran manusia. Tugasnya: mempromosikan budaya Jepang agar lebih mudah diterima masyarakat global.

2. 'Juru Kampanye' Olimpiade Tokyo 2020

Saat Tokyo mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2020, Doraemon ditunjuk sebagai Duta Khusus (Special Ambassador) untuk tim bidding Tokyo. Nilai-nilai persahabatan dan "masa depan" yang dibawa Doraemon dianggap selaras dengan semangat Olimpiade, membantu Tokyo memenangkan hak tuan rumah mengalahkan Istanbul dan Madrid.

3. Pintu ke Mana Saja di Rio 2016

Masih ingat penutupan Olimpiade Rio 2016? Perdana Menteri Shinzo Abe muncul dari pipa hijau ala Mario Bros di tengah stadion. Namun, dalam video presentasi sebelumnya, Doraemon-lah yang membantu Mario "menembus bumi" dari Shibuya ke Rio de Janeiro menggunakan alat ajaibnya, mempertegas posisi Doraemon sebagai ikon teknologi imajinatif Jepang.

4. Museum Fujiko F. Fujio: Destinasi Wajib Kawasaki

Pemerintah Kota Kawasaki bekerja sama dengan istri mendiang Fujiko F. Fujio mendirikan museum khusus pada 2011. Museum ini bukan sekadar galeri, tapi mesin pariwisata yang menarik jutaan turis. Bus kota di Kawasaki bahkan dihias khusus dengan karakter Doraemon untuk mengantar wisatawan dari stasiun ke museum.

5. Kota Takaoka: "Kota Suci" Doraemon

Kampung halaman sang kreator di Takaoka, Prefektur Toyama, disulap menjadi destinasi wisata tematik. Pemerintah kota memasang patung-patung perunggu Doraemon di sepanjang jalan utama, membangun Taman Otogi yang mereplikasi lapangan tempat Nobita bermain (lengkap dengan pipa betonnya), hingga mengoperasikan Trem Doraemon yang ikonik.

6. Instalasi "Pintu ke Mana Saja" Nyata

Untuk memulihkan pariwisata pascapandemi, berbagai daerah di Jepang memasang replika "Dokodemo Door" (Pintu ke Mana Saja) di lokasi-lokasi indah. Salah satu yang viral berada di Taman Saruka (Kota Hirakawa) dan pantai-pantai di Prefektur Kanagawa, yang sukses menjadi spot foto viral dan menarik wisatawan domestik maupun asing.

7. Wahana XR Ride di Universal Studios Japan

Pemerintah Jepang mendukung kolaborasi budaya pop dengan taman hiburan global. Universal Studios Japan (USJ) di Osaka secara rutin menghadirkan wahana Doraemon XR Ride. Wahana ini menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) canggih yang membawa turis seolah-olah menaiki mesin waktu, menjadi salah satu atraksi musiman paling laris yang mendatangkan devisa.

(H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya