Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Babak Baru Hak Siar Doraemon 2026: Tinggalkan RCTI, Siap Masuk 'Rumah Baru'

Putri Rosmalia Octaviyani
08/1/2026 17:35
Babak Baru Hak Siar Doraemon 2026: Tinggalkan RCTI, Siap Masuk 'Rumah Baru'
Kartun Doraemon.(Dok. Youtube Dora-wa Dub)

STATUS kepemilikan hak siar serial animasi legendaris Doraemon untuk tahun 2026 akhirnya menemui titik terang. Setelah simpang siur "hilangnya" robot kucing tersebut dari jadwal RCTI di awal Januari, konfirmasi datang bukan dari stasiun TV, melainkan dari para pelaku di balik layar terkait hak siar Doraemon 2026.

Berdasarkan data terkini per 8 Januari 2026, berikut adalah status pemegang lisensi dan nasib hak siar Doraemon 2026 di Indonesia:

1. RCTI Resmi Melepas Lisensi Serial Mingguan

Dapat dipastikan bahwa kemitraan eksklusif antara RCTI dan pemegang lisensi Doraemon (Animation International/ADK Indonesia) untuk slot tayang Minggu pagi telah berakhir per 31 Desember 2025. Indikator utamanya adalah:

  • Penghapusan Aset: Judul "Doraemon" telah dihapus total dari Electronic Program Guide (EPG) RCTI dan aplikasi RCTI+.
  • Slot Pengganti: Jam tayang "keramat" pukul 08.00 WIB kini resmi diisi oleh animasi lain seperti Captain Tsubasa Season 2 dan Ninja Hattori.

2. Bocoran Dubber: "Pindah ke TV Sebelah"

Kabar melegakan bagi penggemar datang dari Santosa Amin, pengisi suara (dubber) karakter Suneo. Melalui akun media sosialnya, ia membantah bahwa Doraemon "tamat" di Indonesia.

"Tenang saja, Doraemon tidak hilang. Kami (para dubber) masih terus melakukan proses dubbing untuk episode-episode baru. Serial ini akan tetap tayang, tapi di stasiun TV yang berbeda," ungkapnya.

Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa hak siar Doraemon untuk tahun 2026 telah dibeli oleh stasiun televisi swasta lain (Free-to-Air), bukan beralih sepenuhnya ke layanan streaming berbayar (OTT) seperti rumor yang beredar.

3. Kandidat Kuat "Rumah Baru"

Meski nama stasiun TV baru belum diumumkan secara resmi (masih menunggu penyelesaian administrasi kontrak), spekulasi industri mengarah pada dua kemungkinan:

Kandidat TV Analisis Probabilitas
Trans TV Tinggi. Trans TV saat ini sudah memegang hak siar untuk Doraemon The Movie (film layar lebar) yang rutin tayang saat liburan. Mengambil alih serial mingguannya adalah langkah logis untuk menyatukan lisensi.
RTV (Rajawali Televisi) Sedang. Dikenal sebagai "Rumah Animasi" di Indonesia dengan banyak slot kartun anak, namun biaya lisensi Doraemon yang premium mungkin menjadi pertimbangan berat.

Media Indonesia akan terus memantau pengumuman resmi terkait jadwal tayang perdana Doraemon di stasiun televisi barunya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya