Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Awal tahun 2026 menjadi momen emosional bagi jutaan penonton televisi di Indonesia. Setelah puluhan tahun menemani Minggu pagi keluarga Indonesia, serial anime legendaris Doraemon resmi berhenti tayang di stasiun televisi nasional RCTI. Hilangnya robot kucing biru ini dari jadwal siaran menandai berakhirnya sebuah era yang telah merentang lebih dari tiga dekade.
Bagi banyak orang, Doraemon bukan sekadar kartun, melainkan "teman" masa kecil yang mengajarkan imajinasi. Namun, seberapa jauh Anda mengenal sejarah robot dari abad ke-22 ini? Berikut adalah rangkuman fakta perjalanan Doraemon, mulai dari kelahiran manganya di Jepang hingga detik-detik terakhirnya di layar kaca Indonesia.
Perjalanan Doraemon di Indonesia adalah salah satu yang terpanjang dalam sejarah penyiaran animasi tanah air. Berikut adalah lini masa pentingnya:
Di balik kesuksesan globalnya, Doraemon memiliki sejarah awal yang unik dan penuh perjuangan di negara asalnya, Jepang.
| Kategori | Detail Fakta |
|---|---|
| Manga Pertama | Terbit perdana pada Desember 1969. Uniknya, manga ini langsung terbit serentak di 6 majalah anak-anak berbeda milik penerbit Shogakukan (untuk kelas 1 SD hingga 6 SD) dengan jalan cerita yang disesuaikan target usia pembaca. |
| Pencipta | Diciptakan oleh duo mangaka Fujiko Fujio. Namun, pada tahun 1987, duo ini pecah kongsi. Fujiko F. Fujio (Hiroshi Fujimoto) adalah orang yang melanjutkan dan mengembangkan Doraemon hingga akhir hayatnya pada 1996. Sementara, Fujiko A Fujio lanjut berkarya dengan menciptakan Ninja Hattori. |
| Anime 1973 (Gagal) | Anime Doraemon pertama tayang pada 1 April 1973 di Nippon TV (NTV). Serial ini gagal total dan dihentikan hanya setelah 6 bulan (26 episode). Studio produksinya bahkan bangkrut. Versi ini sering disebut "Doraemon yang Hilang" karena sangat jarang dipublikasikan kembali. |
| Anime 1979 (Sukses) | Versi yang kita kenal di Indonesia adalah versi kedua yang diproduksi oleh Shin-Ei Animation dan tayang di TV Asahi mulai 2 April 1979. Versi inilah yang meledak dan mendunia. |
Awalnya Doraemon berwarna kuning dan memiliki telinga. Sebuah tragedi terjadi ketika robot tikus menggigit telinganya hingga hancur saat ia tidur siang. Doraemon yang sedih menangis terus-menerus hingga air matanya melunturkan cat kuningnya, menyisakan lapisan dasar berwarna biru. Inilah alasan mengapa Doraemon sangat takut pada tikus.
Meskipun di Indonesia sudah berhenti tayang di TV nasional per 2026, di Jepang anime Doraemon masih terus berlanjut. TV Asahi terus memproduksi episode baru setiap minggunya. Selain itu, film layar lebar (Doraemon The Movie) juga masih rutin dirilis setiap tahun di Jepang, membuktikan bahwa warisan Fujiko F Fujio ini tak lekang oleh waktu.
Kita tidak bisa membahas Doraemon di Indonesia tanpa mengenang mendiang Nurhasanah Iskandar. Beliau adalah pengisi suara (dubber) Doraemon paling ikonik yang menghidupkan karakter ini sejak 1993 hingga 2018. Tawa khas dan suara seraknya telah menjadi memori kolektif jutaan anak Indonesia.
Berhentinya penayangan Doraemon di televisi nasional Indonesia pada tahun 2026 memang menyedihkan, namun ini adalah tanda perubahan zaman. Dari manga hitam putih tahun 1969, anime gagal tahun 1973, hingga menjadi teman setia Minggu pagi di Indonesia selama 35 tahun, Doraemon telah menunaikan tugasnya: mengajarkan kita untuk terus bermimpi, meski tanpa kantong ajaib. (E-3)
Serial animasi legendaris Doraemon, yang telah menjadi ritual wajib Minggu pagi selama lebih dari tiga dekade, resmi berhenti tayang di stasiun televisi RCTI mulai Januari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved