Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Angkat Budaya Tarkam, Film Bapakmu Kiper Siap Ramaikan Bioskop pada 2026

Basuki Eka Purnama
18/12/2025 09:58
Angkat Budaya Tarkam, Film Bapakmu Kiper Siap Ramaikan Bioskop pada 2026
Kru dan aktor film Bapakmu Kiper(ANTARA/HO-ESI)

INDUSTRI perfilman Indonesia kembali mengeksplorasi sisi unik kehidupan masyarakat melalui layar lebar. Entelekey Sinema Indonesia (ESI) secara resmi mengumumkan proyek film perdana mereka yang bertajuk Bapakmu Kiper

Mengusung genre komedi olahraga, film ini menyoroti budaya sepak bola antar-kampung (tarkam) yang telah lama menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.

Film ini akan disutradarai oleh Ody C Harahap, sosok yang dikenal piawai dalam meramu drama dan komedi. Sementara itu, naskahnya ditulis oleh kolaborasi apik antara Titien Wattimena, Aaron Hart, dan tim Katatinut. 

Saat ini, proyek tersebut bersiap memasuki proses syuting dan dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026 mendatang.

Sentuhan Baru dalam Film Olahraga

Aktor kawakan Fedi Nuril didapuk sebagai salah satu pemeran utama. Baginya, Bapakmu Kiper menawarkan premis yang menyegarkan di tengah dominasi film bertema olahraga profesional. 

Fedi menilai sisi hangat dari kehidupan tarkam memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton.

“Banyak film tentang sepak bola profesional, tapi cerita soal tarkam jarang sekali muncul. Itu yang membuat saya tertarik. Ceritanya lucu, hangat, dan dekat dengan banyak keluarga Indonesia,” ujar Fedi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (17/12).

Senada dengan Fedi, sutradara Ody C Harahap mengungkapkan antusiasmenya dalam menggarap genre olahraga untuk pertama kalinya. Menurut Ody, dunia tarkam bukan sekadar pertandingan bola, melainkan wadah bagi dinamika sosial yang penuh warna.

"Dunia tarkam itu punya banyak hal menarik untuk diangkat ke layar lebar, dari dinamika pemain, persaingan sengit di lapangan, sampai momen lucu yang akrab dengan kehidupan kampung," ungkap Ody.

Drama Ayah dan Anak di Lapangan Hijau

Secara naratif, Bapakmu Kiper mengisahkan perjalanan Ronaldhino Sujatmiko alias Dino (diperankan oleh Ali Fikry), seorang remaja berusia 18 tahun yang menyimpan luka mendalam terhadap ayahnya, Warto, 39.

Warto, yang diperankan oleh Fedi Nuril, adalah seorang tukang ikan sekaligus mantan jagoan tarkam yang masa lalunya kerap dikaitkan dengan dunia judi bola. 

Dino tumbuh dengan keyakinan bahwa sang ayah adalah penyebab kematian ibunya, sebuah kebencian yang membuatnya kehilangan harapan pada keluarga sendiri.

Asa Dino untuk mengubah nasib muncul melalui ajang Tarkam Super Cup, sebuah kesempatan terakhir bagi dirinya untuk menarik perhatian pemandu bakat liga profesional. 

Namun, jalan menuju impian tersebut tidaklah mulus. Konflik memuncak saat tim andalan Dino direbut oleh pihak lain menjelang babak final. Kondisi ini memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru yang diisi oleh para pemain senior dengan segala keterbatasan mereka.

Selain Ali Fikry dan Fedi Nuril, film ini juga dimeriahkan oleh jajaran aktor berbakat seperti Tanta Ginting, Augie Fantinus, dan Neysa Chandria. 

Dengan kombinasi komedi yang kental dan drama keluarga yang emosional, Bapakmu Kiper diharapkan mampu menjadi representasi autentik dari gairah sepak bola akar rumput di Indonesia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya