Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Perjuangan Ayah Melawan Kekuasaan

Nike Amelia Sari
29/11/2025 20:32
Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Perjuangan Ayah Melawan Kekuasaan
Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel dijadwalkan hadir di bioskop mulai 4 Desember 2025.(MI/Nike Amelia Sari)

FILM Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel dijadwalkan hadir di bioskop mulai 4 Desember 2025. Karya ini terinspirasi dari peristiwa nyata yang menimpa David Ozora, sebuah kasus yang sempat mengguncang publik beberapa tahun lalu.

Kisahnya menyoroti pergulatan batin Jonathan ketika hidupnya berubah drastis setelah putranya, David, jatuh koma akibat tindakan kekerasan yang dilakukan anak seorang pejabat berpengaruh.

Ketika peristiwa itu menyebar luas dan menjadi perhatian publik, Jonathan tidak berjalan sendirian. Ia ditemani dua sahabatnya, Melissa dan Rustam, dalam menuntut keadilan yang terasa semakin jauh karena pelaku mendapatkan berbagai kemudahan berkat jabatan sang ayah.

Film ini dipastikan bukan rekonstruksi kriminal, melainkan interpretasi yang memperlihatkan bagaimana bullying dan kekerasan meninggalkan dampak mendalam pada seseorang serta orang di sekitarnya. Ceritanya mengikuti perjalanan psikologis dan spiritual seorang ayah dalam menghadapi ketidakadilan saat anak kandungnya koma selama puluhan hari dan berusaha kembali bangkit, sekaligus menunjukkan bagaimana dukungan publik menjadi bagian dari proses pemulihannya.

Disutradarai oleh Umbara Brothers—Anggy Umbara dan Bounty Umbara—film ini diproduksi oleh Umbara Brothers Film berkolaborasi dengan VMS Studio, 786 Entertainment, Rumpi Entertainment, Makara Production, A&Z Films, dan Dbay Film Factory. Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel dibintangi oleh Chicco Jerikho, Muzakki Ramdhan, Erdin Werdrayana, Tika Bravani, Donny Damara, Annisa Kaila, serta Mathias Muchus. 

Sinopsis

Jonathan (Chicco Jerikho) menghadapi kenyataan pahit ketika putranya, David Ozora (Muzakki Ramdhan), mengalami koma setelah menjadi korban penganiayaan oleh anak seorang pejabat berkuasa.

Kondisi David yang memburuk kemudian menyebar luas dan menarik simpati masyarakat dari berbagai latar belakang, mereka bersatu dalam doa demi hadirnya mukjizat untuk kesembuhannya.

Jonathan, bersama Melissa (Tika Bravani) dan Rustam (Rizky Hanggono), terus memperjuangkan keadilan di tengah sistem hukum yang tampak memihak, sebab Dennis (Erdin Werdrayana), sang pelaku penganiayaan, mendapat berbagai keuntungan berkat kekuatan dan posisi ayahnya, yang dikenal sebagai Penguasa Jakarta Selatan. (Nas/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya