Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA depan anak sering kali menjadi topik yang menguras emosi bagi setiap orangtua, tidak terkecuali bagi aktor Ringgo Agus Rahman. Meski putranya, Bjorka Dieter Morscheck, baru menginjak usia 9 tahun, Ringgo mengaku sudah mulai memikirkan masa di mana sang anak harus menempuh pendidikan tinggi.
Dalam konferensi pers peluncuran poster dan cuplikan film terbarunya, Esok Tanpa Ibu, di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (15/12), Ringgo mengungkapkan kecemasannya jika kelak Bjorka memilih untuk kuliah jauh dari jangkauan.
Ia secara jujur mengakui akan merasa jauh lebih tenang jika putranya tersebut memilih institusi pendidikan yang dekat dengan kediaman mereka.
"Kalau milih dekat, oh oke lah, aman deh, tetap tinggal di rumah. Kalau misalnya dia mau di Bandung, waduh, dekat sih tapi itu tuh udah kepikiran," ujar Ringgo di hadapan awak media.
Kekhawatiran aktor berusia 43 tahun ini bukan tanpa alasan. Ia mengaku banyak menyerap cerita dari rekan-rekan sesama orangtua yang saat ini sudah mulai "ditinggal" oleh anak-anak mereka demi mengejar cita-cita di luar kota atau luar negeri.
Ringgo menceritakan bagaimana perasaan sedih mulai menyelimuti teman-temannya saat momen perpisahan itu tiba. Hal inilah yang kemudian memicu refleksinya sendiri sebagai seorang ayah.
"Ada teman saya yang anaknya udah mulai kuliah, dia mau *ditinggalin* jauh sama anaknya, udah mulai sedih-sedih. Aduh, siapa tau nanti anak saya juga milih kuliah di luar kota, gimana ya?" ungkapnya.
Bagi Ringgo, dinamika kehidupan berkeluarga telah mengubah prioritas bicaranya secara drastis. Ia merasa pembahasan mengenai perkembangan dan masa depan anak jauh lebih krusial dan emosional dibandingkan hobi atau minat lainnya, termasuk kegemarannya pada dunia sepak bola.
Ia menggambarkan bagaimana percakapan antar orang tua bisa menjadi sangat mendalam dan penuh semangat ketika sudah menyangkut urusan anak.
"Kalau mau ngomongin bola aja, kayaknya sekarang udah kalah seru dibanding ngomongin anak. Walaupun tim kegemaran saya sama tim kegemaran teman saya itu sama. Apalagi lagi kalah melulu, mestinya seru, tapi meskipun gitu, kita bicarakan sekenanya, 'tim kita gimana? Nah, ya gitu lah', udah segitu aja. Tapi kalau ngomongin anak tuh bisa berapi-api gitu," jelasnya.
Sebagai orangtua, Ringgo menegaskan komitmennya untuk selalu berusaha relevan dengan setiap pilihan yang diambil oleh anaknya di masa depan. Baginya, melihat pengalaman orang lain adalah salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan mental sebelum masa itu benar-benar tiba.
"Karena sejujurnya memang paling menarik buat kami yang sudah berkeluarga, ya apapun semuanya soal anak," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Peserta mendapatkan paparan teori mendalam mengenai cara menjadi presenter pengantin adat Jawa yang sesuai pakem, serta sesi praktik langsung.
Kunci utama agar bisa masuk ke jurusan kuliah yang sesuai minat adalah kesiapan mental dan strategi yang tepat.
UNIVERSITAS Teknologi Bandung (UTB) menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan kuliah ke luar negeri.
DUNIA perkuliahan bukan hanya soal menuntut ilmu, tetapi juga perjalanan penting dalam menemukan jati diri. Mahasiswa diajak untuk mencari kebenaran di tempat yang tepat.
Program STAR Track dirancang bagi mahasiswa yang ingin membangun karier lebih awal tanpa harus menunda pendidikan lanjutan setelah lulus sarjana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved