Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
TRIO pop-alternative Indonesia, Serenade, kembali mempersembahkan karya terbaru yang mendalam. Setelah sukses dengan debut mereka Jangan Datang Untuk Pergi, kini, band yang digawangi Dafa Wardhana (vokal), Josua Sitompul (gitar), dan Fauzan Fahmy (keyboard) merilis single emosional berjudul 720 Hari.
Lagu ini menggambarkan getirnya mempertahankan sebuah hubungan yang telah berjalan selama dua tahun penuh pengorbanan, namun tiba-tiba runtuh begitu saja tanpa satu kata penjelasan. Angka 720 hari menjadi simbol perjuangan dan dedikasi yang berakhir tragis.
Single 720 Hari bercerita dari sudut pandang seorang pria yang telah berjuang mati-matian, berusaha memperbaiki hubungan, dan bahkan mempersiapkan masa depan bersama pasangannya. Namun, segala pengorbanan dan cinta yang telah diberikan selama dua tahun penuh itu harus berakhir dalam keheningan—tanpa pamit, tanpa alasan, dan tanpa kesempatan terakhir untuk bicara.
Lagu ini dengan apik menangkap perasaan yang sangat menyakitkan: menahan “seribu kata di kepala, tapi tak satu pun terucap di bibir” saat perpisahan itu datang tak terduga.
“Ini lagu tentang kecewa yang tidak bisa dijelaskan. Dua tahun berjuang, tapi tetap kalah tanpa penjelasan. Kadang luka paling sakit adalah yang kita diamkan,” ungkap Dafa Wardhana, vokalis sekaligus penulis lagu, menyoroti inti emosi dalam karya ini.
Dari segi musikalitas, Serenade menyuguhkan nuansa melankolis yang sinematik dan intim. Karakter vokal Dafa Wardhana yang lembut dan menyayat, dipadukan dengan sentuhan gitar atmosferis dari Josua Sitompul, serta lapisan keyboard emosional dari Fauzan Fahmy, menjadikan 720 Hari sebagai salah satu rilisan paling personal mereka.
Sebelumnya, Serenade dikenal berkat debut single Jangan Datang Untuk Pergi, yang berhasil menarik perhatian industri musik, termasuk masuk dalam playlist Spotify Fresh Finds Indonesia dan mendapat dukungan dari Spotify Discovery Mode.
Kini, dengan perilisan 720 Hari, trio pop-alternative ini menunjukkan kematangan musikal mereka dan siap melanjutkan langkah sebagai salah satu band baru yang patut diperhitungkan di kancah musik Indonesia.
Single 720 Hari sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital. (Z-1)
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved