Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TRIO pop-alternative Indonesia, Serenade, kembali mempersembahkan karya terbaru yang mendalam. Setelah sukses dengan debut mereka Jangan Datang Untuk Pergi, kini, band yang digawangi Dafa Wardhana (vokal), Josua Sitompul (gitar), dan Fauzan Fahmy (keyboard) merilis single emosional berjudul 720 Hari.
Lagu ini menggambarkan getirnya mempertahankan sebuah hubungan yang telah berjalan selama dua tahun penuh pengorbanan, namun tiba-tiba runtuh begitu saja tanpa satu kata penjelasan. Angka 720 hari menjadi simbol perjuangan dan dedikasi yang berakhir tragis.
Single 720 Hari bercerita dari sudut pandang seorang pria yang telah berjuang mati-matian, berusaha memperbaiki hubungan, dan bahkan mempersiapkan masa depan bersama pasangannya. Namun, segala pengorbanan dan cinta yang telah diberikan selama dua tahun penuh itu harus berakhir dalam keheningan—tanpa pamit, tanpa alasan, dan tanpa kesempatan terakhir untuk bicara.
Lagu ini dengan apik menangkap perasaan yang sangat menyakitkan: menahan “seribu kata di kepala, tapi tak satu pun terucap di bibir” saat perpisahan itu datang tak terduga.
“Ini lagu tentang kecewa yang tidak bisa dijelaskan. Dua tahun berjuang, tapi tetap kalah tanpa penjelasan. Kadang luka paling sakit adalah yang kita diamkan,” ungkap Dafa Wardhana, vokalis sekaligus penulis lagu, menyoroti inti emosi dalam karya ini.
Dari segi musikalitas, Serenade menyuguhkan nuansa melankolis yang sinematik dan intim. Karakter vokal Dafa Wardhana yang lembut dan menyayat, dipadukan dengan sentuhan gitar atmosferis dari Josua Sitompul, serta lapisan keyboard emosional dari Fauzan Fahmy, menjadikan 720 Hari sebagai salah satu rilisan paling personal mereka.
Sebelumnya, Serenade dikenal berkat debut single Jangan Datang Untuk Pergi, yang berhasil menarik perhatian industri musik, termasuk masuk dalam playlist Spotify Fresh Finds Indonesia dan mendapat dukungan dari Spotify Discovery Mode.
Kini, dengan perilisan 720 Hari, trio pop-alternative ini menunjukkan kematangan musikal mereka dan siap melanjutkan langkah sebagai salah satu band baru yang patut diperhitungkan di kancah musik Indonesia.
Single 720 Hari sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital. (Z-1)
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pertemuan Tanda Seru dengan Roy Jeconiah bermula dari show kolaborasi di Magelang dan Yogyakarta. Kedekatan di atas panggung memicu gagasan untuk masuk ke studio rekaman.
Dalam seri ini, Pikotaro membayangkan kembali setiap prefektur Jepang melalui sudut pandang yang jenaka, penuh humor, dan eksperimen lintas genre.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pertemuan Tanda Seru dengan Roy Jeconiah bermula dari show kolaborasi di Magelang dan Yogyakarta. Kedekatan di atas panggung memicu gagasan untuk masuk ke studio rekaman.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved