Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA Reza Rahadian memastikan dirinya terlibat penuh dalam pengarahan film Pangku, bekerja sama dengan banyak pihak kompeten, termasuk sinematografer Teoh Gay Hian, untuk mewujudkan visi penyutradaraan film tersebut.
"Kalau bahasanya Pak Teoh, 'Kamu orang pertama yang saya izinin buat mainkan viewfinder saya'. Karena kan belum punya viewfinder, jadi suka iseng pinjam buat cari-cari titik dan lain-lain," kata Reza saat acara gala perdana film Pangku, dikutip Jumat (30/10).
Pendekatan visual utama film Pangku adalah gaya realis, fokus pada pengambilan gambar di ruang sempit. Tujuannya untuk menunjukkan
hidup karakter utama, Sartika (Claresta Taufan), yang penuh batasan.
Bersama Desainer Produksi Eros Eflin, tim sengaja membuat simbol 'benteng' di sekitar Sartika. Benteng ini muncul sebagai struktur fisik, seperti tembok laut raksasa (giant sea wall) hingga pipa besi di Warung Kopi Pangku yang mewakili keterbatasan hidup perempuan.
Menurut Reza_yang melakoni debut penyutradaraan film panjang_Teoh Gay Hian bukan hanya seorang profesional yang diimpikan banyak filmmaker, tetapi juga rekan diskusi yang setara saat ingin mengaplikasikan idenya dalam pengambilan gambar.
Selain visual, Reza juga memberikan arahan khusus pada musik. Ia meminta Penata Musik Ricky Lionardi menambahkan suara 'offbeat' menggunakan alat musik lonceng bambu, 'Koshi', milik pribadi ke dalam komposisi trek suara pengiring gambar (backsound).
Film Pangku juga didukung oleh para kru langganan peraih Piala Citra seperti Retno Ratih Damayanti (Penata Busana), aktris Handradjasa (Penata Rias), dan Akhmad Fesdi Anggoro/Mamad (Penyunting Gambar), yang karyanya baru-baru ini masuk nominasi Piala Citra FFI 2025.
Dalam penulisan skenario, Reza berkolaborasi dengan Felix Nesi. Sedangkan saat mentok dalam membangun emosi di suatu adegan, ia berdiskusi dengan guru akting lamanya, Jose Rizal Manua, yang juga terlibat dalam film sebagai aktor pemeran karakter Jaya.
Aktor yang berpengalaman lama di dunia teater itu dinilainya mahir membuat adegan tersebut menjadi hidup meskipun sunyi, tanpa dialog.
Film Pangku yang disutradarai Reza Rahadian pun dibawa memenangkan empat penghargaan di Busan International Film Festival (BIFF)
2025 dan siap tayang di Indonesia mulai 6 November. (Ant/Z-1)
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
“Proses kolaborasi yang sangat menyenangkan. Kami bertukar pikiran, sama-sama berpikir kira-kira apa adegan demi adegan yang perlu kami bangun sama-sama,"
Reza Rahadian dan Rio Dewanto bermain dalam film terbaru berjudul Keadilan (The Verdict), yang menjadi kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved