Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MVP Pictures berkolaborasi dengan sutradara Randolph Zaini melalui film horor terbaru berjudul Dia Bukan Ibu. Dibintangi Artika Sari Devi, Aurora Ribero, Ali Fikry, Iskak Khivano, dan Sita Nursanti, film ini akan tayang mulai 25 September di bioskop.
Diproduseri oleh Raam Punjabi dan Amrit Punjabi, Dia Bukan Ibu mengikuti kisah kakak beradik Vira (Aurora Ribero) dan Dino (Ali Fikry) yang tinggal bersama ibunya, Yanti (Artika Sari Devi). Dua tahun setelah perceraian orangtuanya, Vira tinggal bersama ibu dan adiknya, Dino. Yanti, sang ibu, yang dulu hancur karena ditinggal oleh suaminya kini berubah drastis dan menjadi lebih ceria, cantik, sukses, dan mampu membeli rumah baru sekaligus membuka salon yang selalu ramai meskipun lokasinya tidak strategis.
Namun di balik keberhasilan itu, Vira mulai menyaksikan hal-hal aneh: ibunya melukai pelanggan, hingga berani untuk menyerang Dino dan keesokannya berperilaku seperti tidak terjadi apa-apa. Vira memutuskan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada sang Ibu, dan apakah di dalam diri ibu, masih (benar) ibu?
“Melalui film Dia Bukan Ibu, MVP Pictures melakukan pendekatan penceritaan yang berbeda di genre horor Indonesia. Teror yang ada di rumah, dari seorang ibu yang mengalami krisis identitas, hingga akhirnya ada peristiwa-peristiwa yang mungkin seperti di luar nalar kita sebagai manusia. Film Dia Bukan Ibu akan membuat penonton merinding hingga ke dalam mimpi,” ujar produser Dia Bukan Ibu Amrit Punjabi dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Sabtu (13/9).
Dia Bukan Ibu merupakan film panjang kedua Randolph Zaini. Di film ini ia juga turut menulis naskahnya bersama Titien Wattimena dan Beta Inggrid Ayu. Bagi Randolph, di film Dia Bukan Ibu dirinya mendapatkan kebebasan untuk mengeksplorasi visi kreatifnya.
“Film Dia Bukan Ibu pada dasarnya membawa ide tentang ibu yang seharusnya menjadi rumah untuk anak-anaknya, namun bisa melakukan hal yang tak terduga di luar nalar manusia. Misteri untuk mengungkap siapa Ibu sebenarnya, dengan teror-teror yang ada di film ini akan menuntun kita pada ketidaknyamanan yang mengejutkan,” ujar sutradara Dia Bukan Ibu Randolph Zaini.(M-2)
Film ini biasanya menampilkan unsur menyeramkan seperti makhluk gaib, misteri, suasana gelap, atau kejadian menegangkan.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Tujuan utama film horor bukan hanya menakut-nakuti, tetapi juga membangun emosi, adrenalin, dan rasa penasaran penonton. Beberapa film horor juga menyelipkan pesan moral, budaya
PERSPEKTIF berbeda dari kisah tentang makhluk Mistis Kuyang dihadirkan dalam film drama-horor terbaru berjudul ‘Kuyank’. Film Kuyank dijadwalkan tayang pada 29 Januari.
Sepanjang 2025 sempat muncul kekhawatiran minat penonton akan menurun terutama karena persaingan padat dan jadwal terbatas.
SETELAH menyelesaikan proses syuting pada November tahun lalu, MVP Pictures merilis teaser trailer film Pusaka melalui akun Youtube MVP Pictures ID serta melalui akun Instagram
Film ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan dibintangi oleh Marthino Lio.
Film ini disutradarai Rizal Mantovani, yang juga menggarap semesta Kuntilanak dari MVP Pictures.
Rumah produksi MVP Pictures merilis teaser trailer film Jin & Jun yang akan tayang pada lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved